Padang Panjang Ikut Luncurkan 80 Ribu Koperasi Nasional

oleh -324 Dilihat
wawako-allex-saputra-ikuti-peluncuran-80-ribu-koperasi-merah-putih-se-indonesia
Wawako Allex Saputra Ikuti Peluncuran 80 Ribu Koperasi Merah Putih se-Indonesia

Padang Panjang – Pemerintah Kota Padang Panjang menyatakan kesiapannya mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Hal ini disampaikan saat Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, mengikuti peluncuran program tersebut secara virtual dari Balai Kota, Senin (21/7/2025).

Acara peluncuran yang dipusatkan di Bentangan, Klaten, Jawa Tengah, diresmikan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, dengan menekan tombol setelah menyampaikan pidatonya. Inisiatif ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan pentingnya persatuan dalam koperasi. “Kita sudah mengerti bahwa konsep koperasi adalah konsep orang lemah, konsep koperasi adalah konsep untuk mereka yang lemah. Koperasi adalah alatnya orang lemah, alatnya bangsa yang lemah, tapi konsepnya sederhana. Sama dengan konsep lidi. Satu lidi lemah tidak kuat, tidak ada artinya satu lidi. Tapi kalau puluhan lidi, ratusan lidi dijadikan satu, ini adalah alat yang bisa membantu kita,” ujarnya.

Peluncuran tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua DPR Puan Maharani, Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto, Sultan Bachtiar Najamuddin, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Desa Yandri Susanto, Menteri Koperasi Budi Arie, Mendagri Tito Karnavian, dan beberapa ketua komisi di DPR.

Keberhasilan program ini didukung oleh kolaborasi Tim Satgas Koperasi Merah Putih yang melibatkan berbagai kementerian dan BUMN, seperti PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Pertamina (Persero), Bank Mandiri, Bank BRI, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., Bank Syariah Indonesia, Pos Indonesia, PT Telkom Indonesia, InJourney, ID FOOD, dan Bulog.

Allex Saputra menjelaskan bahwa pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih didasari oleh upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui pendekatan ekonomi kerakyatan. “Kota Padang Panjang memiliki 16 koperasi kelurahan, dan ini sudah ada akta notarisnya. Semoga dengan adanya koperasi ini bisa membantu masyarakat kita dalam memperkuat perekonomian,” katanya.