Padang Gelar Festival, Narasumber Bahas Inovasi Gastronomi Pesisir

oleh -236 Dilihat
iccn-himbau-masyarakat-mencintai-makanan-khas-daerah
ICCN Himbau Masyarakat Mencintai Makanan Khas Daerah

Padang – Upaya pelestarian kuliner pesisir menjadi sorotan utama dalam gelaran Beach Gastronomy Festival yang berlangsung di Kupi Batigo Taluak Buo, Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Acara yang diselenggarakan pada 27-28 September 2025 ini, berupaya mengangkat potensi gastronomi Kota Padang melalui serangkaian kegiatan.

Festival diawali dengan talkshow yang mengusung tema “Gastronomi Pesisir: Warisan, Wisata, dan Inovasi”. Diskusi ini menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indra Syani; Ketua ICCN Korda Sumbar sekaligus Owner Kupi Batigo, Yulviadi (Adek); serta pelaku kreatif, Y. Vujji El Ikhsan.

Para narasumber menekankan pentingnya memperkenalkan makanan khas daerah pesisir kepada masyarakat luas. Selain sebagai warisan kuliner, makanan khas juga menyimpan sejarah Kota Padang yang dipengaruhi oleh interaksi dengan berbagai bangsa sejak lama.

Yudi Indra Syani menyampaikan bahwa potensi City of Gastronomy sangat besar di kawasan pesisir Kota Padang. “Proses menyiapkan makanan hingga penyajiannya merupakan bagian dari gastronomi itu sendiri. Dinas Pariwisata mendukung penuh proses kreatif untuk meningkatkan gastronomi pesisir,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Yulviadi (Adek) menjelaskan bahwa tantangan pengembangan kuliner pesisir telah lama dihadapi masyarakat Taluak Buo. Ia memberikan contoh makanan khas rimih-rimih yang dulunya menjadi makanan pokok saat musim paceklik, kini dikreasikan sebagai salah satu menu unggulan di Kupi Batigo.

Sementara itu, Y. Vujji El Ikhsan menyoroti pentingnya inovasi agar kuliner tradisional tetap relevan dengan perkembangan zaman. Ia mengatakan bahwa makanan siap saji yang digemari generasi muda bisa menjadi tantangan, namun cita rasa makanan khas daerah tidak boleh kalah oleh produk modern.

Para narasumber sepakat bahwa upaya mengenalkan gastronomi Padang bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan seluruh masyarakat. Mulai dari keluarga, komunitas, hingga pelaku kreatif dapat berperan dalam memperkenalkan dan menjaga eksistensi kuliner khas pesisir.

Sebagai penutup talkshow, ketiga narasumber menekankan perlunya edukasi berkelanjutan melalui festival, inovasi kuliner, serta pengenalan di lingkungan terdekat. Kegiatan dilanjutkan dengan outbound dan permainan bersama peserta sebagai bagian dari pengenalan lebih lanjut mengenai gastronomi.