Muslimat NU Bergerak: Bantu Korban Banjir Sumbar

oleh -152 Dilihat
solidaritas-muslimat-nu-se-indonesia-ringankan-duka-warga-terdampak-banjir-di-sumatera-barat
Solidaritas Muslimat NU se-Indonesia Ringankan Duka Warga Terdampak Banjir di Sumatera Barat

Padang – Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Sumatera Barat bergerak cepat memberikan bantuan kepada korban banjir di berbagai wilayah Sumatera Barat. Donasi senilai Rp355 juta disalurkan secara bertahap hingga 11 Januari 2026.

Bantuan ini merupakan wujud solidaritas dari Muslimat NU se-Indonesia.

Ketua PW Muslimat NU Sumbar, Riska Eka Putri, menyatakan bantuan berasal dari berbagai pihak.

Di antaranya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, PW Muslimat NU Lampung, Jawa Timur, Sumatera Barat, PC Muslimat NU Lampung Tengah, Papua Selatan, Pringsewu, YKM NU Lampung, PCI London, keluarga Hj. Khofifah Indar Parawansa, dan PW DIY.

“Bantuan kami salurkan dalam bentuk uang tunai dan peralatan rumah tangga yang dibutuhkan masyarakat,” kata Riska, Minggu (11/1).

Bantuan disebar ke sejumlah lokasi terdampak banjir.

Antara lain Nagari Bancah Balok Maninjau dan Nagari Salareh Aia Palembayan (Agam), Kapalo Koto dan Batu Busuk (Pauh), Kampung Appa Lubuk Minturun (Padang), IV Nagari Bayang Utara (Pesisir Selatan), Asam Pulau Nagari Anduring (2×11 Enam Lingkung), Kayu Tanam, dan Talao Mundam (Padang Pariaman).

Total, bantuan menjangkau lima kabupaten/kota: Padang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Agam, dan Pasaman Barat.

Selain itu, Muslimat NU pusat menggelar Bhakti Sosial bersama BAZNAS (2-4 Januari 2026) di Banda Cino (Padang Pariaman) dan Guo Kuranji (Padang).

Sebanyak 166 paket sembako diserahkan kepada keluarga terdampak.

Sekretaris Dewan Pembina PP Muslimat NU, Hj. Aniroh Slamet Effendi Yusuf, mengajak masyarakat tetap semangat dan menjaga lingkungan.

PW Muslimat NU Sumbar juga membuka dapur umum di Kampung Jambak, Kuranji, Padang.

“Semoga solidaritas ini menjadi penyejuk bagi masyarakat terdampak dan memperkuat syiar Muslimat NU di Sumbar,” pungkas Riska.