Menko Polhukam Serahkan Bantuan Rp309 Juta bagi Korban Banjir dan Longsor di Padang

oleh -157 Dilihat
menko-polhukam-serahkan-bantuan-rp309-juta-bagi-korban-banjir-dan-longsor-di-padang
Menko Polhukam Serahkan Bantuan Rp309 Juta bagi Korban Banjir dan Longsor di Padang

Padang – Pemerintah pusat menunjukkan solidaritasnya kepada korban banjir dan tanah longsor di Sumatera Barat dengan menyerahkan bantuan logistik dan dana. Menko Polhukam Djamari Chaniago, pada hari Rabu (3/12/2025), secara simbolis menyerahkan bantuan senilai Rp309 juta dan 318 paket sembako di Posko Tanggap Darurat SDN 02 Cupak Tangah, Kecamatan Pauh.

Dalam kunjungannya, Djamari menyampaikan rasa simpati mendalam atas musibah yang menimpa warga. Ia menyatakan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud kehadiran negara di tengah kesulitan yang dihadapi masyarakat. “Bantuan yang kami bawa ini tentu tidak sebanding dengan apa yang Bapak dan Ibu rasakan. Namun kami berharap dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara,” ujarnya.

Djamari, yang merupakan putra daerah Padang, menegaskan bahwa masyarakat Sumatera Barat tidak sendirian dalam menghadapi bencana ini. Ia menyatakan bahwa duka yang dirasakan Sumbar adalah duka seluruh bangsa Indonesia. “Jangan merasa sendiri, terutama para penyintas banjir bandang. Negara hadir bersama Anda semua dalam menghadapi cobaan ini,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam penanganan bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah provinsi di Pulau Sumatera. “Mari kita atasi bersama-sama. Bahkan, kalau memungkinkan, kondisi setelah ini dapat kita upayakan menjadi lebih baik dari sebelumnya,” katanya.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang turut mendampingi kunjungan tersebut, menyerahkan 100 paket sembako tambahan bagi warga terdampak banjir di Kecamatan Pauh. Gubernur juga berinteraksi langsung dengan warga untuk memastikan kebutuhan mendesak segera terpenuhi.

Mahyeldi menyatakan bahwa pemerintah daerah telah bergerak cepat untuk membantu warga, terutama dalam penyediaan pakaian layak, selimut, dan obat-obatan. “Saya sudah instruksikan dinas terkait untuk segera bertindak. Jangan sampai ada anak-anak tidak sekolah karena sakit atau tidak memiliki pakaian untuk berangkat sekolah,” ujarnya.

Gubernur meyakinkan masyarakat bahwa pemerintah akan terus hadir dan memberikan pelayanan terbaik hingga pemulihan pascabencana benar-benar tuntas.