Padang – Bantuan kemanusiaan senilai lima ton beras dari Badan Musyawarah Keluarga Minangkabau (BMKM) Sumatera Selatan tiba di Sumatera Barat, Rabu (24/12/2025). Bantuan ini diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, secara langsung menerima bantuan tersebut di Istana Gubernur.
Mahyeldi menyampaikan apresiasi mendalam atas solidaritas dan kepedulian yang ditunjukkan oleh para perantau Minang di Sumatera Selatan.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh perantau Minang di Sumatera Selatan,” ujar Mahyeldi.
Ia menambahkan, kepedulian dan kebersamaan seperti ini menjadi kekuatan dalam menghadapi musibah.
Saat ini, sebagian wilayah Sumbar memasuki masa transisi menuju pemulihan pascabencana.
Namun, tiga kabupaten, yaitu Agam, Tanah Datar, dan Pasaman Barat, masih memperpanjang masa tanggap darurat.
Pemerintah fokus pada pembangunan hunian sementara dan pemulihan infrastruktur dasar.
Ketua BMKM Sumatera Selatan, Noprizon, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian keluarga besar perantau Minang.
“Kami menitipkan bantuan ini kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” kata Noprizon.
BMKM Sumsel berencana menambah bantuan satu ton beras lagi dalam waktu dekat.






