Ketua DPRD Padang Jemput Aspirasi Warga

oleh -10 Dilihat
reses-masa-sidang-iii,-ketua-dan-wakil-ketua-dprd-kota-padang-jemput-aspirasi
Reses Masa Sidang III, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jemput Aspirasi

Padang – Ketua DPRD Kota Padang H. Muharlion, S.Pd., menyerap sejumlah aspirasi warga saat melaksanakan reses masa sidang III tahun 2026 di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Nanggalo, Senin (4/5/2026). Keluhan utama warga masih berkutat pada persoalan banjir, jalan evakuasi, hingga infrastruktur lingkungan yang belum memadai.

Muharlion mengatakan, wilayah Tunggul Hitam sejak lama dikenal sebagai daerah darurat banjir. Karena itu, warga kembali meminta penanganan serius terhadap persoalan genangan yang kerap terjadi saat hujan turun.

Selain banjir, warga juga menyoroti jalur evakuasi yang dinilai belum optimal. Selama ini, akses utama menuju kawasan tersebut hanya bertumpu pada Jalan DPR, sehingga arus kendaraan menjadi padat.

“Ada alternatif jalan, satu lagi Jalan Heler, yang itu menghubungkan juga sampai ke Aia Pacah Bypass. Jadi kalau jalur itu juga bisa diperbaiki, ada jembatan yang dibangun. Karena jalur jalan ini kan sudah krodit, karena mau arah orang dari mana ke pusat pemerintah, untuk jalur ini sangat padat,” ujarnya.

Aspirasi lain yang mengemuka adalah kondisi jalan lingkungan yang masih banyak belum terbetonisasi. Warga juga meminta perhatian terhadap pemberdayaan perempuan melalui Kelompok Wanita Tani (KWT), perbaikan drainase, serta kebutuhan sarana ibadah seperti masjid dan mushalla.

“Ini juga jadi aspirasi dari masyarakat, termasuk pemberdayaan wanita seperti KWT, karena di sini kan juga ada beberapa KWT, termasuk juga drainase dari persoalan yang diusulkan untuk kita, termasuk untuk masjid dan mushalla,” katanya.

Di sektor pendidikan, warga ikut mengusulkan pembangunan gedung baru untuk PAUD Integrasi yang hingga kini belum memiliki bangunan sendiri.

Muharlion menegaskan, sebagian usulan warga sudah masuk dalam pembahasan anggaran. Sejumlah program bahkan telah ditampung dalam APBD 2026 dan 2027.

“Mana yang belum tertampung nanti bisa di APBD perubahan 2026 atau APBD perubahan 2027,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye juga turun langsung ke tengah warga dalam agenda reses masa sidang III tahun 2026 di Perumahan Banda Gadang Permai RT 07 RW 01, Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Senin (4/5/2026).

Dalam kegiatan itu, Aye menghadirkan pihak Dinas Perkim Kota Padang, pihak kelurahan, konsultan, serta Ketua PMI Kota Padang Zulhardi Z Latif. Kehadiran mereka dimaksudkan agar aspirasi warga bisa langsung ditindaklanjuti di lapangan.

Aye mengungkapkan, dampak banjir bandang yang melanda Kota Padang beberapa waktu lalu masih dirasakan warga, terutama di kawasan Tabing Banda Gadang, Griya Permata, Banda Gadang Permai, Kubu Utama, dan sekitarnya.

“Pada kesempatan reses ini, kami sengaja membawa pihak Perkim untuk mengetahui lokasi ini, karena setiap hari hujan dalam jangka waktu setengah jam saja air sudah masuk ke rumah warga,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Perkim terkait persoalan tersebut. Menurut dia, hari itu juga tim teknis sudah hadir untuk meninjau lokasi.

“Kondisi ini sangat memprihatinkan dan atas permintaan warga, saya coba berkonsultasi dengan Perkim, dengan Pak Tri, Pak Niko. Alhamdulillah hari ini anggotanya sudah hadir di tempat kita di Perumahan Banda Gadang Permai ini,” lanjutnya.

Aye menyebut, pertemuan reses itu sekaligus menjadi ruang untuk memastikan aspirasi warga benar-benar tersampaikan kepada pihak terkait. Ia mengatakan, besok konsultan bersama Perkim akan mulai melakukan survei lokasi dan menyusun perencanaan.

“Besok konsultan bersama Perkim langsung kerja men-survey lokasi, membuat perencanaannya dan insya Allah kalau tidak ada halangan di lapangan,” katanya.

Ia menargetkan pekerjaan drainase di Perumahan Banda Gadang Permai dapat mulai dikerjakan pada akhir Juni 2026.

“Saya berharap kita semuanya sabar. Kalau orang sabar itu dikasihani Tuhan. Jangan terjadi ribut-ribut, apalagi menyerang-nyerang institusi. Diharapkan komunikasi dijalin dengan semua pihak, agar ada solusi,” pungkasnya.

Di lokasi berbeda, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub meninjau kegiatan gotong royong pembangunan renovasi Rumah Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, Minggu (3/5/2026), bersama tokoh masyarakat setempat.

Osman menyebut kegiatan itu merupakan tindak lanjut dari bantuan untuk Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang yang sebelumnya telah disampaikannya saat Ramadan lalu.

“Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub menyampaikan, kegiatan gotong royong bersama ini dalam rangka tindak lanjutan atas bantuan untuk Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang yang telah kita sampaikan di bulan Ramadhan kemaren,” ujarnya.

Ia menilai pembangunan rumah tahfiz itu menjadi bukti sinergi antara DPRD dan masyarakat. Menurut dia, program tersebut lahir dari kebutuhan warga dan diperjuangkan melalui pokok pikiran dewan.

“Ini adalah sebuah program dari masyarakat. Bahwasanya Tahfiz ini adalah program dari masyarakat yang lanjutannya dari yang kita untuk membantu program ini melalui pokir,” katanya.

Osman menegaskan, tugas anggota DPRD memang menjemput aspirasi masyarakat. Ia juga menyebut pembangunan rumah tahfiz itu merupakan hasil kesepakatan pengurus tahfiz dan pengurus Masjid Pasar Gadang.

“Pada hari ini tempat Tahfiz ini sudah dilakukan pekerjaannya oleh masyarakat. Tentu harapan kita bagaimana sebuah kepedulian ini bahagian dari sebuah tanggung jawab kita bersama beserta tokoh-tokoh masyarakat setempat,” ujarnya.

Camat Padang Selatan Wilman Muchtar yang hadir dalam kesempatan itu turut mengapresiasi langkah masyarakat dan dukungan yang disalurkan melalui Wakil Ketua DPRD Kota Padang tersebut.

Ia mengatakan, pembangunan rumah Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang sejalan dengan program unggulan Wali Kota Padang, terutama penguatan Smart Surau dan pembinaan generasi islami.

“Dimana program tersebut untuk bagaimana kemudian Smart Surau ini mulai dari subuh mubarokah sampai mempersiapkan generasi islaminya. Salah satunya seperti mengembangkan rumah Tahfiz ini,” katanya.

Wilman menambahkan, pemerintah kecamatan menyambut baik semangat gotong royong yang melibatkan warga, stakeholder, dan tokoh masyarakat dalam pembangunan tersebut.

“Selaku Pemerintah Kecamatan Padang Selatan dan selaku camat, saya sangat berterimakasih atas apa yang telah diperjuangkan ini. Dengan semangat yang sama dan cita-cita keinginan kita untuk mempersiapkan generasi islami untuk menyonsong masa depan anak-anak kita di kemudian hari,” ujarnya.

Di Kecamatan Lubuk Begalung, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri, S.AP., juga menggelar reses masa sidang III tahun 2026 di Mushalla Nurul Yaqin RW II, Kelurahan Tanjung Saba Pitameh Nan XX, Senin (4/5/2026).

Reses tersebut digelar untuk menghimpun aspirasi warga di Daerah Pemilihan Padang IV yang meliputi Kecamatan Lubuk Begalung dan Bungus Teluk Kabung.

Jupri menegaskan, reses merupakan agenda rutin anggota DPRD untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat.

“Reses ini adalah agenda rutin DPRD Kota Padang dalam menyerap aspirasi dan masukan dari masyarakat. Demi kemajuan kecamatan ini dan Kota Padang secara umum,” ujarnya.

Dalam dialog, warga menyampaikan sejumlah persoalan mendesak. Di antaranya jalan rusak dan berlubang di RW II Tanjung Saba Pitameh Nan XX, drainase tersumbat yang menyebabkan banjir saat hujan lebat, serta PJU yang mati di beberapa titik sepanjang jalan RW II.

Warga menilai kondisi itu rawan menimbulkan masalah keamanan. Mereka pun meminta lampu penerangan jalan segera dihidupkan kembali.

Selain itu, warga juga meminta perbaikan Mushalla Nurul Yaqin serta bantuan untuk kongsi kematian di RW II Tanjung Saba Pitameh Nan XX.

Menanggapi hal itu, Jupri memastikan seluruh aspirasi akan ditampung dan diperjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku di DPRD Kota Padang.

“Saya telah mencatat dan akan memperjuangkan aspirasi yang telah disampaikan hari ini. Kita di legislatif akan berjuang merealisasikan apa-apa yang urgent sesuai mekanisme yang berlaku serta berkoordinasi dengan pemerintah kota melalui dinas yang terkait,” ungkapnya.