Jeddah – Pengamat Geopolitik dan Pemerintahan, Anton Permana, menyoroti perlunya reformasi di tubuh Polri. Hal ini disampaikan terkait dengan pro dan kontra di masyarakat mengenai posisi Polri pasca-reformasi dan setelah 10 tahun pemerintahan Jokowi.
Anton Permana dari Tanhana Dharma Mangruva Institute menilai, permasalahan utama Polri terletak pada perilaku kolektif kepolisian.
“Secara kuantitatif, kita tidak meragukan lagi kemampuan, kehebatan, persenjataan, peralatan, serta sarana dan prasarana yang justru melompat drastis sejak era pemerintahan Jokowi,” ujar Anton, Sabtu (3/2/2026).
Namun, ia menyoroti kualitas moral, pelayanan, kejujuran, dan perilaku anggota Polri






