Sikakap – Tim SAR gabungan terus berupaya mencari sepuluh penumpang yang hilang setelah sebuah kapal mengalami kecelakaan di perairan Selat Sipora, Kepulauan Mentawai. Insiden yang terjadi pada Senin (14/7) sekitar pukul 11.00 WIB ini diduga kuat disebabkan oleh cuaca buruk yang melanda wilayah tersebut.
Menurut keterangan dari Basarnas Mentawai, laporan mengenai kecelakaan kapal tersebut baru diterima pada pukul 17.40 WIB. “Tim SAR langsung diterjunkan ke lokasi kejadian, dengan perkiraan waktu tempuh sekitar 1,5 jam dari dermaga Tuapejat,” ujar perwakilan Basarnas Mentawai.
Kapal tersebut diketahui mengangkut total 18 penumpang, termasuk kru kapal, pegawai instansi pemerintah, dan pekerja swasta. Delapan orang dilaporkan selamat setelah berenang ke wilayah Dusun Mapinang, Desa Sikakap, dengan bantuan pelampung.
“Sementara, kapal tersebut mengangkut total 18 penumpang. Delapan orang berhasil selamat dengan berenang menggunakan pelampung ke wilayah Dusun Mapinang, Desa Sikakap,” jelasnya.
Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap sepuluh penumpang yang hilang. “Mereka diketahui sempat terlihat mengapung sebelum hilang kontak,” imbuhnya. Identitas para korban yang masih dalam pencarian tidak diungkapkan secara rinci untuk menghormati privasi keluarga.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan menunggu pengumuman resmi dari tim pencarian serta keluarga korban. Operasi pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung hingga saat ini.






