Padang – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mendorong penguatan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Australia. Optimalisasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) menjadi fokus utama.
Ketua KADIN Sumbar, Buchari Bachter, membahas upaya ini bersama sejumlah tokoh di Caffenary Cafe, Padang, Senin (19/1/2026).
Pertemuan tersebut melibatkan Gusrizal Dt. Salubuak Basa (LO Australia – Sumbar), Agung Indrianto (PKPM Ahli Madya DPMPTSP Sumbar), dan Hasrin Mansyur (Pakar Pariwisata, Investasi, dan SDM).
“Kami membahas kabar baru untuk penguatan kerja sama bilateral Indonesia dan Australia,” ujar Buchari Bachter.
Diskusi tersebut menyoroti peluang peningkatan investasi, sektor pariwisata, dan pengembangan SDM unggul di Sumbar melalui kemitraan yang ada.
Tujuan utama kolaborasi ini adalah mempermudah akses pasar Australia bagi pelaku usaha Sumbar, dan sebaliknya.
Kadin Sumbar berharap hubungan Indonesia, khususnya Sumbar, dan Australia semakin erat melalui implementasi IA-CEPA.
Peningkatan investasi, ketahanan pangan, energi, serta people-to-people contact juga menjadi perhatian.
Buchari Bachter menekankan komitmen untuk memperkuat persahabatan strategis kedua negara.
Optimalisasi IA-CEPA akan dilakukan melalui peningkatan perdagangan dan investasi di berbagai sektor, termasuk energi, mineral kritis, dan kesehatan.
Indonesia juga akan mendapatkan keuntungan dari penghapusan tarif bea masuk produk Indonesia ke Australia.






