Irman Gusman Dorong Ekonomi dan Toleransi di Mentawai

oleh -141 Dilihat
irman-gusman-dan-bupati-mentawai-tekankan-semangat-kebersamaan-dan-toleransi-di-kepulauan-mentawai
Irman Gusman dan Bupati Mentawai Tekankan Semangat Kebersamaan dan Toleransi di Kepulauan Mentawai

Tuapejat – Anggota DPD RI, Irman Gusman, menyoroti potensi ekonomi Kepulauan Mentawai dalam kunjungannya pada Rabu (15/10/2025), khususnya di sektor perikanan, perhotelan, dan UMKM. Hal ini disampaikannya saat bertemu dengan masyarakat binaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Mentawai.

Dalam kunjungan tersebut, Irman Gusman bersama Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana Samaloisa, turut serta dalam kegiatan simbolis pelepasan 10 ribu bibit ikan lele di kolam binaan PDM Mentawai yang berlokasi di kompleks PDM dan Ortomnya, Tuapejat, Sipora. Kolam tersebut juga telah diisi dengan ikan gurame, gabus, dan nila yang dikelola oleh warga dan pengurus Muhammadiyah setempat selama setahun terakhir.

Irman Gusman menyampaikan apresiasinya terhadap peran Muhammadiyah dalam menggerakkan kegiatan sosial dan ekonomi di Kepulauan Mentawai. “Muhammadiyah mengingatkan saya pada nilai-nilai perjuangan dan pengabdian yang nyata bagi umat. Saya bahagia bisa bertemu langsung dengan masyarakat Mentawai dan melihat semangat kebersamaan yang luar biasa ini,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai pendorong kesejahteraan masyarakat Mentawai. Menurutnya, potensi besar di bidang perikanan, perhotelan, dan UMKM dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal jika dikelola dengan baik. “Pariwisata yang tumbuh akan membuka peluang bagi ekonomi masyarakat. Kita dorong agar masyarakat bisa beribadah dengan baik dan ekonominya pun meningkat,” katanya.

Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana Samaloisa, menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat Mentawai. “Kami sangat bahagia menyambut Pak Irman. Kondisi geografis Mentawai memang menantang, tapi kami tidak ingin ditinggalkan. Kerukunan warga di sini menjadi prioritas utama. Kita ingin terus saling mengayomi tanpa sekat perbedaan,” ungkapnya.

Rinto Wardana Samaloisa juga menyoroti semangat kebersamaan dan toleransi yang terus dijaga di Mentawai. Ia mencontohkan partisipasi pemerintah daerah dalam perayaan hari besar keagamaan secara bergantian bersama masyarakat di berbagai wilayah. “Saya Kristen, tapi tidak ada sekat di antara kita. Saat Idulfitri, kita takbiran bersama di Pelabuhan Tuapejat, dan tahun depan saya akan ikut takbiran di Sikakap,” jelasnya.

Kegiatan pelepasan bibit ikan di Kolam PDM Mentawai menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan organisasi keagamaan dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis potensi lokal.