Jakarta – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersiap menghadapi Kongres Persatuan 2025 dengan agenda utama pemilihan ketua umum dan ketua dewan kehormatan. Hendry Ch. Bangun, salah satu kandidat, telah resmi mendaftarkan diri, Sabtu (23/8), di Hall Dewan Pers, Jakarta.
Hendry menjadi bakal calon ketua umum kedua yang mendaftar setelah Akhmad Munir. Pendaftarannya ditandai dengan penyerahan 17 surat dukungan dari PWI Provinsi. “Kami menyerahkan dukungan dari 17 PWI Provinsi, karena ini kan bulan kemerdekaan, memperingati 17 Agustus,” ujarnya usai pendaftaran. Ia menambahkan, pencalonannya bertujuan untuk “melanjutkan beberapa program, seperti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) gratis di seluruh Indonesia.”
Ketua SC Kongres PWI Persatuan 2025, Zulkifli Gani Ottoh atau Zugito, menjelaskan bahwa seluruh dokumen dukungan akan diverifikasi oleh Tim Penjaringan Kongres. “Dokumen dukungan dari PWI Provinsi akan diverifikasi satu per satu,” ungkapnya. Zugito menekankan pentingnya mekanisme ini “untuk memastikan tidak ada klaim ganda, baik dari Pak Munir maupun dari Pak Hendry.” Batas akhir pendaftaran calon ditetapkan pada 25 Agustus 2025 pukul 23.59 WIB.
Tim Penjaringan, yang terdiri dari Zulkifli Gani Ottoh, Totok Suryanto, Marah Sakti Siregar, Lutfi L Hakim, Marthen Selamet Susanto, Raja Parlindungan Pane, Tb Adhi, IGMB Dwikora Putra, Zacky Antony, dan Diapari Sibatangkayu, akan melakukan verifikasi dokumen pada 26 Agustus. Hasil verifikasi akan disampaikan dalam rapat pleno SC dan OC sebelum diumumkan secara resmi.
Zugito menegaskan bahwa dukungan resmi harus berupa dokumen fisik dengan tanda tangan basah dan stempel asli pengurus PWI Provinsi. Hendry juga mendaftarkan Sihono HT, Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi DIY (Yogyakarta), sebagai pasangannya untuk posisi Ketua Dewan Kehormatan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PWI Sumatera Utara, Farianda Putra Sinik, menyampaikan harapannya agar Kongres Persatuan PWI 2025 menjadi momentum pemersatu organisasi. “Persatuan PWI harus benar-benar terwujud setelah kongres,” tegasnya. Ia menambahkan, “Semua pihak yang sempat berkonflik harus bersatu kembali, tidak ada lagi kongres tandingan. Yang menang didukung, yang kalah dirangkul.”
Kongres Persatuan PWI 2025 akan diselenggarakan pada 29-30 Agustus di BPPTIK Komdigi, Cikarang, Bekasi. Zugito menjelaskan bahwa kongres ini hanya akan fokus pada pemilihan ketua umum dan ketua dewan kehormatan, “Tidak ada pembahasan terkait PD PRT atau laporan pertanggungjawaban.” Kongres ini diharapkan dapat memulihkan soliditas PWI dan memperkuat perannya di era digital.






