Gubernur Mahyeldi Tambah Ruang Kelas Baru Untuk SMAKPA Padang

oleh -202 Dilihat
gubernur-mahyeldi-tambah-ruang-kelas-baru-untuk-smakpa-padang
Gubernur Mahyeldi Tambah Ruang Kelas Baru Untuk SMAKPA Padang

Padang – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berencana memperkuat pendidikan vokasi dengan menambah fasilitas di SMK-SMAKPA Padang. Hal ini diungkapkan saat menghadiri Talkshow Inspiratif dalam rangka memperingati HUT SMK-SMAKPA Padang ke-61, yang mengusung tema “Berkarya, Unggul di Vokasi, Terdepan di Industri” pada Jumat (7/11/2025).

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyoroti tingginya minat lulusan SMP untuk masuk ke SMK-SMAKPA Padang. Dari 16.000 pendaftar, hanya 250 siswa yang dapat diterima. “Apalagi kebutuhan industri terus meningkat, karena tamatan dari SMAKPA ini 85 persen diterima lowongan kerja di industri, dengan begitu insyaallah akan ada penambahan ruang kelas baru,” ujarnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Mahyeldi menginstruksikan Dinas Pendidikan Sumbar untuk segera berkoordinasi dengan pihak sekolah dan Inspektur I Kementerian Perindustrian. Ia menilai keberadaan SMAKPA memiliki prospek yang sangat baik dan harus dimanfaatkan untuk memajukan daerah. “Perlu diketahui, tamatan SMAKPA ini sudah siap bekerja. Bahkan kalau ingin melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi juga bisa, seperti Pak Rektor UNP saat ini merupakan alumni dari SMAKPA ini,” katanya.

Di hadapan ratusan siswa SMAKPA, Mahyeldi menekankan pentingnya pendidikan vokasi dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten. “Memilih SMAKPA adalah pilihan tepat, untuk memajukan Indonesia kedepan, karena siswa – siswa disini siap kerja dan dapat bersaing di dunia industri,” ungkapnya.

Ia juga menyinggung target pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen dan transformasi ekonomi yang dicanangkan pemerintah. “Karena tak ada negara maju tanpa industri yang maju,” tegasnya.

Mahyeldi mendorong pengembangan industri hijau di Sumbar dengan memanfaatkan potensi energi baru terbarukan (EBT). Tujuannya adalah menjadikan Sumbar sebagai pusat investasi energi hijau dan industri digital yang berkelanjutan. “Sumbar memiliki potensi besar dari energi air, panas bumi, surya, dan angin yang belum dimanfaatkan secara optimal, untuk itu Pemprov Sumbar berupaya mengundang investor untuk berpartisipasi dalam pengembangan industri hijau,” jelasnya.

Inspektur I Kementerian Perindustrian, Dewi Setiawati, menyatakan bahwa usulan penambahan ruang kelas baru akan dibahas di tingkat kementerian. “Pada prinsipnya kami setuju adanya pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), karena mengatasi kekurangan ruang belajar dan meningkatkan kualitas pendidikan,” ungkapnya.

Kepala Sekolah SMK-SMAKPA Padang, Nasir, melaporkan bahwa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dilaksanakan melalui jalur “JARVIS” (Jalur Penerimaan Vokasi Industri). “Pendaftar berjumlah 4.777 orang dan yang diterima sebagai peserta didik sebanyak 289 orang dengan ratio animo 1 : 16 , dimana animo ini merupakan yang tertinggi untuk SMK di bawah BPSDMI. Dari 289 yang diterima terdiri dari 87 orang laki-laki dan 202 orang perempuan,” terangnya.

Nasir menambahkan bahwa sebagian besar lulusan SMK-SMAKPA Padang terserap di industri dan melanjutkan ke perguruan tinggi. “Lulusan SMAKPA sebanyak 85 persen langsung bekerja diberbagai industri dan sisanya melanjutkan ke perguruan tinggi. Jadi tidak ada yang menganggur,” ucapnya. Ia berharap Pemprov Sumbar dapat segera menambah RKB setiap tahunnya.