PADANG – Warga terdampak banjir bandang di Kampung Talang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, kini dapat bernapas lega. Pemerintah Kota Padang meresmikan dan menyerahkan kunci Hunian Sementara Sehat dan Layak (HUNSELA) kepada mereka, Senin (26/1/2026).
Sebanyak 11 unit HUNSELA berdiri di atas lahan seluas 1.800 meter persegi. Hunian ini diperuntukkan bagi korban banjir bandang di Pangka Jembatan Batu Busuk.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pembangunan HUNSELA.
“Tentu kita apresiasi Kaum Suku Tanjuang di Kampung Talang ini bersama seluruh panitia, baik dari Unand, Niniak Mamak, maupun para donatur,” ujar Fadly Amran.
Fadly menekankan pentingnya kolaborasi dalam pembangunan HUNSELA. Ia juga berharap hunian sementara ini dapat ditingkatkan menjadi hunian tetap.
“Membangun hunian bukan hanya membangun rumah, tetapi bagaimana kehidupan masyarakat betul-betul terjamin,” tegasnya.
Rektor Universitas Andalas, Efa Yonnedi, menyatakan komitmen Unand untuk terus membantu masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami di Universitas Andalas berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat, tidak hanya dalam masa darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan,” ungkapnya.
Pembangunan HUNSELA ini didukung oleh sejumlah donatur. Di antaranya Vita Gamawan Fauzi, Hj. Maizarnis, Desnita Alexandra, Edha Hatnusein, Nurtati, serta Harmen bersama Meri.
Peresmian HUNSELA turut dihadiri sejumlah pejabat. Termasuk Sekretaris Universitas Andalas Aidinil Zetra, Dekan FMIPA Unand Mai Efdi, Kepala Dinas Perkim Kota Padang Raf Indria, Camat Pauh Titin Masfetrin, dan Husar Rajo Kacik.






