Dosen Unand Perkuat Civic Education, Bentuk Pemimpin Demokratis di Padang

oleh -171 Dilihat
penguatan-civic-education-osis-smpn-31-padang,-membentuk-karakter-calon-pemimpin-demokratis-sejak-dini
Penguatan Civic Education OSIS SMPN 31 Padang, Membentuk Karakter Calon Pemimpin Demokratis Sejak Dini

Padang – Universitas Andalas (Unand) melalui Departemen Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di SMPN 31 Kota Padang, Jumat (26/9/2025). Kegiatan ini menyasar pengurus OSIS sekolah tersebut.

Pengabdian yang bertemakan “Penguatan Civic Education Dalam Membentuk Karakter Calon Pemimpin Demokratis Sejak Dini” ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai demokrasi pada siswa. Tim pengabdian berharap kegiatan ini dapat meningkatkan partisipasi aktif siswa, mengasah kemampuan kepemimpinan, serta menumbuhkan kesadaran sosial.

Ketua Tim Pengabdian, Dewi Anggraini, menyampaikan pentingnya civic education dalam membentuk karakter kepemimpinan demokratis sejak usia dini. “Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan partisipasi aktif serta mengasah kemampuan kepemimpinan dengan menekankan pemahaman mengenai peran, hak, dan kewajiban sebagai warga negara,” ujarnya.

Tim pengabdian ini beranggotakan Tamrin, Andhik Beni Saputra, dan Lusi Puspikaini. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Departemen Ilmu Politik, Vivi Desrianti dan Azkiyah Putri Ramadhan.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 31 Padang, Yenni Agustin, mengapresiasi kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih atas pelaksanaan kegiatan ini,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, games interaktif, penyampaian materi, post test, dan Forum Group Discussion (FGD). Materi yang disampaikan menekankan pentingnya kepemimpinan demokratis yang ditanamkan sejak masa sekolah.

Menurut tim pengabdian, kepemimpinan demokratis dapat dilatih melalui keterlibatan aktif siswa dalam berbagai kegiatan keorganisasian maupun kepanitiaan. “Pengalaman tersebut tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan pengembangan diri,” jelas salah satu anggota tim.

Dalam sesi FGD, siswa dibagi menjadi empat kelompok untuk membahas studi kasus terkait kepemimpinan dan organisasi. Kelompok 1 dan 3 membahas solusi jika ada anggota kelompok yang tidak mengerjakan tugas, sementara kelompok 2 dan 4 mendiskusikan kriteria pemilihan Ketua OSIS.

Kegiatan diakhiri dengan pembagian hadiah kepada siswa yang aktif, serta sesi foto bersama. Diharapkan, kegiatan ini dapat menumbuhkan pemahaman siswa tentang pentingnya kepemimpinan demokratis, musyawarah, serta tanggung jawab dalam organisasi.

Tim pengabdian berharap pengurus OSIS SMPN 31 Padang dapat menjadi teladan bagi teman-temannya, serta tumbuh sebagai generasi muda yang memiliki karakter kepemimpinan demokratis, jujur, partisipatif, dan bertanggung jawab.