Padang – Sepuluh desainer muda memamerkan hasil karya mereka di Gedung Dekranasda Padang, Lubuk Buaya, pada hari Kamis (26/6/2025), setelah menjalani pelatihan intensif selama dua minggu. Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Ketua Dekranasda Kota Padang dan Wakil Ketua.
Presentasi ini menampilkan beragam gaya dan inspirasi. Salah satu desainer, Itong, dengan penuh semangat memperkenalkan koleksinya yang bertema “Punk.”
“Saya ingin kebebasan,” ungkap Itong, sambil menunjukkan pakaian berwarna hitam yang dihiasi tulisan “Freedom.” Ia menjelaskan bahwa pakaian “Punk” dengan aksesoris seperti semat dan paku ini dirancang khusus untuk generasi muda berusia di bawah 25 tahun, dan dibuat dalam waktu singkat.
Desainer lain, Santi, menampilkan pakaian yang terinspirasi dari wanita berkuda, menonjolkan sisi ketegasan seorang wanita. “Pakaian ini bermotif ‘rumah nan gadang’, menyiratkan ketegasan seorang wanita Minang,” jelas Santi.
Sementara itu, Anisa memamerkan karya bertema “Lawa Lawa,” pakaian yang menyerupai kelelawar dan memberikan kesan elegan, menampilkan keindahan dalam bentuk yang anggun dan kuat.
Para desainer muda ini telah mengikuti pelatihan selama dua minggu di Gedung Dekranasda, di mana mereka belajar cara menciptakan karya yang menarik, berbicara di depan umum, dan keterampilan lainnya.
Ketua Dekranasda Kota Padang menyampaikan apresiasinya terhadap hasil karya para desainer. “Setelah mendapat pembinaan, nampak hasilnya. Dari awalnya nol kini bisa hadirkan produk yang menawan,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya perpaduan warna dalam desain pakaian dan memberikan saran agar para desainer memperhatikan target pasar saat menjahit. “Selain itu, saat menjahit, lihat dulu target dan pasarnya seperti apa,” pesannya.
Wakil Ketua Dekranasda berharap agar para desainer ini dapat membuka butik sendiri dan menciptakan lapangan kerja. Ia juga berharap mereka dapat menghasilkan karya yang profesional. “Semoga setelah ini dapat menjadi desainer yang mandiri dan melintas internasional,” harapnya.
Kegiatan presentasi ini menandai berakhirnya program pembinaan selama dua minggu. Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Disnakerin Kota Padang, Sekretaris Dekranasda Kota Padang, dan sejumlah tamu undangan lainnya.






