DEM Padang Salurkan Bantuan Banjir-Longsor, Gandeng Tani Merdeka dan PLN

oleh -183 Dilihat
kolaborasi-dpw-tani-merdeka-indonesia-sumbar-dan-pln-uid-peduli-bencana-libatkan-dem-salurkan-bantuan
Kolaborasi DPW Tani Merdeka Indonesia Sumbar dan PLN UID Peduli Bencana Libatkan DEM Salurkan Bantuan

Padang – Tiga organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEM) Sumatera Barat, turut serta dalam upaya penanggulangan bencana banjir dan longsor yang melanda Kota Padang pada akhir pekan lalu. Keterlibatan ini diwujudkan melalui penyaluran bantuan logistik kepada masyarakat terdampak di wilayah Banda Gadang dan Koto Tangah.

Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, serta perlengkapan sehari-hari seperti tas ransel, pampers, kasur, pakaian, handuk, dan peralatan dapur. Aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program yang diinisiasi oleh organisasi masyarakat Tani Merdeka Indonesia DPW Sumatera Barat, bekerja sama dengan PLN UID Peduli Bencana Wilayah Sumatera Barat.

Menurut Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Sumatera Barat, Dian Anggraini Oktavia, sebelum menyalurkan bantuan di Kota Padang, ketiga komunitas mahasiswa yang berasal dari Universitas Bung Hatta (UBH), Universitas Negeri Padang (UNP), dan Universitas Andalas (Unand) juga telah memberikan bantuan kepada korban bencana di Palembayan, Kabupaten Agam, serta Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan.

Partisipasi mahasiswa dalam program ini memberikan pengalaman berharga terkait pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. “Dalam pengalaman mendampingi program DPW Tani Merdeka Indonesia Sumbar dan PLN UID Peduli Bencana Wilayah Sumbar, perwakilan mahasiswa UBH, UNP dan Unand itu dapat memahami bahwa penebangan hutan dan merusak hutan sesuatu yang mesti dihindari dimasa mendatang. Karena semuanya diciptakan Tuhan untuk dilindungi, bukan untuk dirusak,” ujarnya.

Dian Anggraini menambahkan bahwa kegiatan serupa telah dilaksanakan sebelumnya di berbagai wilayah terdampak bencana. “Kegiatan ini sudah beberapa kali dilaksanakan. Seperti ke Palembayan dan ke Bayang Utara,” katanya. Ia juga mengimbau masyarakat Sumatera Barat untuk tetap menjaga kesehatan dan menjalin komunikasi yang baik agar kebutuhan selama masa bencana dapat terpenuhi, mengingat Sumatera Barat masih dalam status Siaga 1. “Harapan untuk semua masyarakat Sumatera Barat tetap jaga kesehatan dan saling komunikasi agar semua kebutuhan dalam masa bencana dapat terpenuhi, dimana Sumbar masih dalam situasi Peduli Siaga 1 untuk Sumatera Barat,” pungkasnya.