Budidaya Ikan Palmas di Meranti Hasilkan Cuan Jutaan Rupiah

oleh -146 Dilihat
diyakini-bawa-rezeki,-ikan-palmas-laku-rp2,5-juta-per-ekor-di-meranti
Diyakini Bawa Rezeki, Ikan Palmas Laku Rp2,5 Juta per Ekor di Meranti

Selatpanjang – Ikan Palmas, spesies purba yang diyakini membawa keberuntungan, kini menjadi komoditas yang menjanjikan bagi para pembudidaya di Indonesia. Ikan yang diperkirakan telah ada sejak 200 juta tahun lalu ini, dikenal juga dengan sebutan ikan naga atau Bichir.

Dalam budaya Tionghoa, ikan ini memiliki makna khusus. “Menurut feng shui, memelihara sembilan ekor Ikan Bichir bisa membawa keberuntungan, khususnya dalam hal rezeki dan kemakmuran,” ujar seorang sumber yang memahami kepercayaan tersebut. Angka sembilan dianggap sebagai simbol kelengkapan dan umur panjang.

Meskipun berasal dari Afrika, Ikan Palmas telah berhasil dibudidayakan di berbagai daerah di Indonesia. Salah seorang penjual ikan di Meranti, Masnur, mengungkapkan bahwa budidaya ikan ini relatif mudah. “Asal bisa menjaga pakan dan kondisi air serta menciptakan alam liarnya, sudah bisa mengembangbiakkannya,” katanya.

Ia menambahkan bahwa kolam besar tidak diperlukan. “Cukup menyediakan wadah yang cukup untuk membuat ikan nyaman, sudah bisa mengembangbiakkannya.” Masnur, yang telah membudidayakan ikan ini sejak 2008, khususnya jenis Orna, mengakui bahwa budidaya ikan Palmas memiliki potensi ekonomi yang baik.

“Memang secara umum ikan ini diminati oleh masyarakat keturunan Tionghoa. Biasanya mereka akan membeli dalam jumlah sembilan. Jumlah tersebut diyakini akan membawa hoki atau keberuntungan,” jelasnya.

Ikan Palmas yang dijual Masnur saat ini berukuran sekitar 50-55 sentimeter dan berumur sekitar 15 tahun. Harga per ekornya mencapai Rp2,5 juta. Ikan ini, selain nilai ekonomisnya, juga dipercaya membawa keberuntungan bagi pemiliknya, seperti halnya ikan Koi.