Tuapejat – Tim SAR gabungan terus berupaya mencari satu orang penumpang yang masih hilang setelah sebuah longboat terbalik di Selat Sipora. Insiden yang melibatkan rombongan pegawai dinas dan anggota DPRD ini terjadi akibat cuaca ekstrem.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai telah berhasil mengevakuasi 17 korban dari total 18 penumpang longboat yang mengalami kecelakaan di Selat Sipora. “1 Korban masih dalam proses pencarian atas nama Jhon Guter Saleleubajak,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Rudi.
Pencarian intensif dilakukan oleh Tim SAR gabungan dengan menggunakan Longboat milik Pemerintah Daerah dan kapal Basarnas. Fokus pencarian saat ini berada di sekitar lokasi kejadian di Selat Sipora.
Peristiwa nahas ini terjadi pada Senin (14/7/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Diduga cuaca ekstrem menjadi penyebab utama kecelakaan longboat berukuran 12 meter dengan mesin 40 PK tersebut.
Longboat tersebut diketahui berangkat dari Sikakap menuju Tuapejat. Lokasi perkiraan kejadian berada pada koordinat 2°27’20.26″S 99°56’23.32″E, atau sekitar 32,7 NM dengan heading 140° dari Dermaga Tuapejat.
Dari total 18 penumpang, enam orang berhasil selamat setelah berenang ke daratan, sementara 11 lainnya sempat dinyatakan hilang sebelum 17 orang berhasil dievakuasi. Pencarian terhadap satu korban yang masih hilang terus diintensifkan.






