Angka Kemiskinan Sumbar Naik 0,02%, Bencana Alam Jadi Faktor Utama

oleh -582 Dilihat
Kepala Bappeda Sumbar Medi Iswandi. Foto : Istimewa

Padang – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumbar, Medi Iswandi, mengungkapkan bahwa bencana alam menjadi faktor utama di balik kenaikan angka kemiskinan di Sumatera Barat (Sumbar) sebesar 0,02% pada tahun 2024.

“Memang ada peningkatan, tapi penyebab utamanya adalah (faktor) bencana,” kata Medi di Padang, Rabu (3/7/2024).

Medi menjelaskan bahwa dampak bencana alam tidak hanya dirasakan oleh masyarakat yang secara langsung terkena bencana, tetapi juga berakibat pada kerusakan lahan produktif yang menjadi sumber ekonomi mereka.

“Jadi, tidak hanya masyarakat yang terkena bencana secara langsung, namun juga lahan pertanian (mereka) juga terkena. Jaringan jalan putus, menyebabkan harga naik,” jelas Medi.

Lebih lanjut, Medi mengungkapkan bahwa bencana alam juga menyebabkan terhambatnya transportasi bahan pokok, yang pada akhirnya memicu inflasi dan kenaikan harga barang.

“Bencana tidak hanya menyebabkan terganggunya produktifitas pertanian, namun juga menyebabkan terhambatnya transportasi bahan pokok yg mengakibatkan naiknya harga barang atau inflasi,” kata Medi.

Meskipun terjadi kenaikan, garis kemiskinan di Sumbar mengalami peningkatan dari Rp. 667.925/orang/bulan pada Maret 2023 menjadi Rp. 708.416/orang/bulan saat ini.

Menyadari hal tersebut, Pemprov Sumbar telah mengambil langkah-langkah penanggulangan kemiskinan di 19 Kabupaten dan Kota, dengan total 186 sub-kegiatan yang dilaksanakan oleh berbagai OPD terkait. Program ini juga didukung dengan anggaran yang memadai.

“Sudah ada langkah penanggulangannya pada 19 Kabupaten dan Kota, kemudian ditambah 186 sub-kegiatan yang ada pada masing-masing OPD. Program ini juga didukung oleh anggaran,” pungkas Medi.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar merilis data bahwa jumlah penduduk miskin di Sumbar mencapai 345.730 orang atau 5,97% pada Maret 2024. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 0,02% dibandingkan dengan Maret 2023.