Sawahlunto – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat menyoroti pentingnya infrastruktur jalan dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif di daerah. Hal ini mengemuka dalam sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera Barat Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif yang diselenggarakan di Homestay Muthiya pada Minggu (24/8).
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Neldas Wenti, menyampaikan bahwa akses jalan yang memadai merupakan faktor krusial dalam menunjang pertumbuhan ekonomi kreatif. “Untuk itu, kami dari DPRD Sumbar Dapil I sebanyak tiga orang anggota sudah menganggarkan sekitar Rp8 miliar untuk perbaikan jalan provinsi. Insya Allah September ini mulai dikerjakan,” ungkapnya.
Selain fokus pada infrastruktur, Neldas Wenti juga menyoroti perhatiannya terhadap sektor olahraga dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah memfasilitasi keberangkatan atlet olahraga tradisional Sawahlunto ke Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui KONI Sumbar, yang berhasil meraih sejumlah medali.
“Begitu juga untuk sektor UMKM, kami terus mendorong pemerintah agar lebih menghidupkan usaha masyarakat, termasuk pengembangan Batik Arang yang kini sudah melibatkan sekitar 150 pengrajin,” imbuhnya.
Narasumber dari Dinas Provinsi Sumatera Barat, Agustin, menjelaskan bahwa Perda ini diperlukan sebagai landasan hukum bagi setiap daerah untuk mengembangkan potensi ekonomi kreatif sesuai dengan keunggulan masing-masing.
Dalam sesi tanya jawab, salah seorang tokoh masyarakat, Alex Sander Isrin, menekankan perlunya perhatian serius dari pemerintah provinsi terhadap kondisi jalan. “Seingat saya, masalah jalan provinsi kurang diindahkan, padahal ini urat nadi transportasi masyarakat,” tegasnya.






