Aksi Tim Peduli Banjir Bandang Sumbar Selamatkan Anak Panti Terisolasi Tiga Hari

oleh -256 Dilihat
aksi-tim-peduli-banjir-bandang-sumbar-selamatkan-anak-panti-terisolasi-tiga-hari
Aksi Tim Peduli Banjir Bandang Sumbar Selamatkan Anak Panti Terisolasi Tiga Hari

Padang – Panti Asuhan Jasmin Nabila Inayah, yang menampung bayi hingga anak sekolah dasar, mengalami isolasi selama tiga hari akibat banjir yang melanda kawasan tersebut. Akses menuju panti terputus sejak Selasa, menghambat upaya evakuasi dan penyaluran bantuan.

Menanggapi situasi darurat ini, Tim Peduli Banjir Bandang Sumatera Barat bergerak cepat memberikan bantuan. Adrian Tuswandi, perwakilan tim, menyatakan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan hasil penggalangan dana melalui gerakan “badoncek”. Inisiatif ini bertujuan untuk meringankan beban panti asuhan yang kesulitan memenuhi kebutuhan anak-anak selama banjir.

“Hari ini Tim Peduli Banjir Bandang Sumatera Barat mengimpun dana badoncek untuk membantu masyarakat yang terpapar,” kata Adrian Tuswandi, didampingi Ketua FWP Sumatera Barat, Novrianto Ucok, pada Minggu (30/11/2025). “Kita memberi kebutuhan dasar dulu dan recovery nantinya.”

Adrian menambahkan, “Dan Alhamdulillah hari ini kita datang ke Panti Asuhan Jasmin Nabilah Inayah.”

Dewi Melinda, pengelola panti asuhan, menjelaskan bahwa banjir yang terjadi akibat luapan air di Muaro Ulak Karang telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut. “Kejadian Selasa, Rabu, Kamis. Banjirnya setiap hari, Pak, akibat luapan air di Muaro Ulak Karang,” ujarnya.

Setelah meninjau kondisi panti, tim menyerahkan bantuan secara langsung. “Nah, dan kita serahkan kepada Bu Dewi. Mohon diterima,” ujar Adrian Tuswandi. Tim memastikan bahwa dana yang disalurkan akan digunakan secara efektif untuk memenuhi kebutuhan panti, dengan berpedoman pada invoice resmi.

Dewi Melinda mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Ia menekankan bahwa bantuan ini sangat berarti bagi panti asuhan yang terus berjuang memenuhi kebutuhan anak-anak di tengah ancaman banjir. “Semoga bantuannya berkah. Dibalas Allah dengan sebanyak-banyaknya,” tuturnya.

Di halaman panti yang masih basah dan berlumpur, Dewi Melinda menyampaikan harapannya agar anak-anak yang diasuhnya dapat kembali merasa aman. “Kami hanya ingin mereka aman. Apa pun yang terjadi,” tegasnya.

Bantuan yang diberikan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar panti asuhan hingga situasi kembali normal. Dengan dukungan dari berbagai pihak, anak-anak di Panti Asuhan Jasmin Nabila Inayah diharapkan dapat pulih dari trauma akibat isolasi banjir selama tiga hari.