Akmar Efendi Sabet Doktor UPI, Jadi Insinyur Unand

oleh -213 Dilihat
raih-gelar-doktor-di-upi,-dosen-uir-akmar-efendi-lulus-studi-profesi-insinyur-di-unand
Raih Gelar Doktor di UPI, Dosen UIR Akmar Efendi Lulus Studi Profesi Insinyur di Unand

Padang – Dosen Universitas Islam Riau (UIR), Akmar Efendi, kembali menorehkan prestasi akademik dengan lulus dari Program Studi Pendidikan Profesi Insinyur (PPI) Sekolah Pascasarjana Universitas Andalas (Unand) dengan nilai A.

Akmar Efendi menyelesaikan ujian laporan teknik profesi insinyur pada Senin (22/12/2025).

Dalam ujian tersebut, Akmar mempresentasikan kajian akademik berjudul “Mengatasi Ketidakseimbangan Kelas dalam Pembelajaran Mesin untuk Memprediksi Kelulusan Mahasiswa Tepat Waktu di Universitas Islam Riau.”

Kajian ini menyoroti pemanfaatan metode pembelajaran mesin untuk mendukung pengambilan keputusan akademik.

Tujuannya, memprediksi dan meningkatkan tingkat kelulusan mahasiswa tepat waktu.

Akmar Efendi menjelaskan bahwa kelulusan tepat waktu merupakan indikator penting kinerja akademik.

Namun, banyak mahasiswa yang gagal menyelesaikan studi sesuai masa studi ideal.

Kondisi ini mendorong pengembangan model prediktif berbasis data.

“Penelitian yang saya lakukan bertujuan menganalisis dampak ketidakseimbangan kelas terhadap kinerja algoritma pembelajaran mesin dalam memprediksi kelulusan mahasiswa di Universitas Islam Riau,” ujar Akmar.

Data penelitian diperoleh melalui kuesioner yang kemudian diberi label lulus tepat waktu dan tidak lulus tepat waktu.

Komposisi data awal tidak seimbang, sehingga peneliti menerapkan teknik Synthetic Minority Over-Sampling Technique (SMOTE) untuk menyeimbangkan dataset.

Penelitian ini membandingkan empat algoritma pembelajaran mesin: Pohon Keputusan (Decision Tree), Gaussian Naive Bayes, K-Nearest Neighbors (KNN), dan Support Vector Machine (SVM).

Evaluasi kinerja model dilakukan dengan dan tanpa penerapan SMOTE.

“Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kinerja signifikan setelah penerapan SMOTE, dengan seluruh model mencapai tingkat akurasi sekitar 99 persen,” jelasnya.

Algoritma SVM menunjukkan performa paling stabil pada kedua kondisi pengujian.

Akmar Efendi menegaskan bahwa penelitian ini menyoroti efektivitas SMOTE dalam meningkatkan keadilan dan keandalan proses klasifikasi.

“Karya ini diharapkan dapat membantu universitas melakukan intervensi dini terhadap mahasiswa yang berisiko mengalami keterlambatan kelulusan,” pungkasnya.

Ir. Insannul Kamil, PhD, IPU, ASEAN Eng, APEC Eng bertindak sebagai pembimbing dalam ujian tersebut.

Tim penguji terdiri dari Dr. Ir. Rina Yuliet, IPM (ketua), Dr. Ir. Prima Fitri, IPM, dan Prof. Dr. Ir. Montesqit, IPU, ASEAN Eng, APEC Eng.