Solok – Tiga pemuda asal Kota Solok kini bersiap menimba ilmu hingga ke mancanegara melalui program Solok Go International (SGI). Mereka secara resmi dilepas oleh Wali Kota Solok di ruang kerjanya pada Selasa (15/9/2026).
Langkah strategis ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Solok dengan PT Step International Services. Program tersebut dirancang untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif di kancah global.
Dua mahasiswa, Alethia Raushan Fikra dan Usra Alfauzani Akbarul, dijadwalkan menempuh studi Rekayasa Teknologi di Guilin University of Electronic Technology, China. Sementara itu, M. Fadri akan mengikuti program magang selama satu tahun di Taiwan.
Wali Kota Solok menekankan pentingnya momentum ini bagi masa depan para mahasiswa. Ia berharap kesempatan belajar di luar negeri dapat dimanfaatkan dengan dedikasi tinggi.
“Saya berpesan agar kalian menjalani perkuliahan dengan serius. Persiapkan diri untuk membangun masa depan dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara,” tutur Wali Kota Solok saat memberikan arahan.
Direktur Operasional PT Step International Services, Agandha Armen, merinci bahwa pihaknya menerapkan skema khusus bagi para peserta. “Kami menggunakan skema half funded untuk mahasiswa di China dan program magang untuk di Taiwan,” jelas Agandha.
Ke depannya, Pemkot Solok bersama pihak mitra berkomitmen memperluas jangkauan program SGI. Tujuannya adalah membuka akses seluas-luasnya bagi warga Solok agar mampu bersaing di era teknologi modern.
Inisiatif ini menjadi bukti konsistensi Pemkot Solok dalam memperkuat jejaring pendidikan internasional. Sebelumnya, pemerintah daerah telah sukses mengirimkan mahasiswa ke Timur Tengah, Arizona, serta bermitra dengan Sampoerna University.
Prosesi pelepasan tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Dinas Pendidikan Kota Solok, Bagian Kesra, serta keluarga dari para mahasiswa terpilih.






