Rayakan HJK ke-357, Padang Akselerasi Transformasi Ekonomi Daerah

oleh -26 Dilihat
dprd-kota-padang-gelar-rapat-paripurna-istimewa-hari-jadi-kota-ke-357-tahun
DPRD Kota Padang Gelar Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Kota ke-357 Tahun

Padang – Pemerintah Kota Padang memberikan apresiasi khusus kepada 12 tokoh inspiratif sebagai puncak peringatan Hari Jadi Kota (HJK) ke-357. Penghargaan ini menjadi simbol pengakuan atas kontribusi nyata para tokoh tersebut dalam memajukan daerah dari berbagai sektor.

Penganugerahan tersebut berlangsung khidmat dalam Rapat Paripurna Istimewa di Gedung DPRD Kota Padang, Jumat (7/8/2026). Hadir dalam agenda tersebut jajaran Forkopimda, perwakilan Pemprov Sumbar, serta tokoh masyarakat setempat.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyatakan bahwa momen ulang tahun kota ini bukan sekadar perayaan seremonial belaka. Ia menegaskan, pemkot kini tengah tancap gas melakukan transformasi ekonomi yang berorientasi pada kemajuan, keberlanjutan, dan nilai-nilai budaya.

“Transformasi ekonomi saat ini berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan lapangan kerja, dan penguatan usaha lokal,” ujar Fadly saat menyampaikan pidatonya.

Fadly memaparkan, arah kebijakan pembangunan periode 2025-2029 akan memprioritaskan terwujudnya Kota Padang sebagai kota pintar dan sehat. Fokus ini sengaja diselaraskan dengan visi Indonesia Emas 2045 melalui penguatan sektor jasa, pariwisata, serta infrastruktur yang tangguh terhadap bencana.

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, turut menyoroti nilai historis di balik HJK ke-357 sebagai pengingat perjuangan rakyat melawan penjajah pada tahun 1669. Ia mengajak masyarakat untuk mengubah semangat patriotisme masa lalu menjadi produktivitas di masa kini.

“Mari jadikan momentum ini sebagai inspirasi untuk mengisi setiap detik perjuangan dengan prestasi demi masa depan Kota Padang yang lebih baik,” tutur Muharlion.

Adapun 12 tokoh yang menerima penghargaan tersebut adalah Syarifudin (Seni, Budaya, dan Adat Istiadat), Syamsul Akmal (Keagamaan), Yefri Heriani (Pemberdayaan Perempuan), dan Zulhardi Z. Latif (Sosial).

Penghargaan serupa juga diberikan kepada James Hellyward (Lingkungan Hidup), Abdul Rahim (Kemanusiaan), serta Yusman Kasim (Kepemudaan dan Olahraga). Selain itu, terdapat nama Ali Umar Nurta (Koperasi dan UMKM), Zainal Akil (Pendidikan), Muhammad Riendra (Kesehatan), Dafit Rico Dermawan (Kemasyarakatan), serta Widya Navies (Komunikasi dan Teknologi Informasi).