Jelajahi Wisata Kuliner Multikultural di Pasar Tanah Kongsi

oleh -13 Dilihat

Padang – Standarisasi layanan berstandar nasional kini diterapkan di Pasar Tanah Kongsi, Kota Padang, guna meningkatkan kenyamanan pengunjung. Langkah ini menjadi fondasi utama dalam memoles pasar tersebut menjadi destinasi wisata gastronomi unggulan.

Kepala UPTD Pasar Tanah Kongsi, Masrizal Raba’is, menyatakan bahwa penerapan SNI 8152:2015 telah dilakukan sejak tahun 2024. Regulasi tersebut mencakup penataan zonasi pedagang yang lebih rapi, kebersihan, hingga sistem keamanan yang lebih terjamin.

“Di situ sudah ada SOP penataan, baik itu dalam segi kebersihan, keamanan dan penataan zona-zonasi yang harus kita ikuti sesuai standar SNI,” ujar Masrizal, Sabtu (27/6/2026).

Transformasi ini bertujuan untuk menonjolkan keunikan Pasar Tanah Kongsi yang menyajikan perpaduan kuliner dari empat etnis sekaligus. Pengunjung dapat menikmati cita rasa autentik dari budaya Minang, Tionghoa, India, dan Nias di satu kawasan.

Masrizal menjelaskan bahwa keberagaman ini menjadi daya tarik utama yang sulit dijumpai di pasar lain. “Pasar Tanah Kongsi mempunyai beragam kuliner yang spesifik dan tidak ditemui di pasar lain. Di mana kuliner di sini dijual oleh empat suku yaitu Minang, Tionghoa, India, dan Nias,” ungkapnya.

Ke depannya, pengelola pasar berencana mengintegrasikan potensi kuliner tersebut ke dalam paket wisata terpadu Kota Tua. Lokasi yang strategis di kawasan bersejarah dinilai menjadi modal kuat untuk menarik lebih banyak wisatawan.

“Kami menargetkan untuk ke depannya bagaimana potensi wisata kuliner yang ada di Pasar Tanah Kongsi bisa kita kerja samakan dengan pariwisata, salah satunya yakni kawasan Kota Tua yang merupakan kawasan yang tergabung di Pasar Tanah Kongsi,” pungkas Masrizal.