Pemkab Pasaman Susun Strategi Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

oleh -18 Dilihat
pemkab-pasaman-ikuti-rakorsus-antisipasi-potensi-kebakaran-hutan-dan-lahan
Pemkab Pasaman Ikuti Rakorsus Antisipasi Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan

Lubuk Sikaping – Pemkab Pasaman memetakan lima wilayah kecamatan sebagai zona rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul prediksi fenomena El Nino yang akan memicu musim kemarau panjang pada 2026-2027.

Kelima kecamatan tersebut meliputi Mapat Tunggul, Rao Utara, Panti, Dua Koto, serta Mapat Tunggul Selatan. Langkah pemetaan ini dilakukan sebagai upaya mitigasi dini untuk menekan risiko bencana di tengah ancaman cuaca ekstrem.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Pasaman, Asrial Arfandi Hasan, menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan BPBD untuk memperketat pengawasan di titik-titik panas (hotspot) yang berpotensi memicu api.

“Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kita harus meningkatkan kewaspadaan sejak dini. Pengawasan terhadap wilayah rawan karhutla perlu diperketat agar potensi kebakaran dapat dicegah sebelum meluas,” ujar Asrial saat mengikuti Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) secara daring, baru-baru ini.

Rakorsus yang melibatkan Kemenko Polkam, BNPB, hingga BMKG ini menyoroti puncak musim kemarau yang diprediksi terjadi pada Juli hingga Agustus 2026. Sinergi lintas sektoral, mulai dari TNI-Polri hingga swasta, menjadi kunci dalam menjaga stabilitas lingkungan di daerah.

Selain pengawasan ketat, pemerintah daerah juga menyoroti peran krusial masyarakat. Asrial meminta warga tidak membuka lahan dengan cara membakar, yang kerap menjadi pemicu utama kebakaran hutan.

“Pencegahan karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan aparat keamanan, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Kesadaran bersama menjadi kunci utama untuk menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya bencana,” tegasnya.

Pemkab Pasaman berharap melalui langkah pencegahan yang terkoordinasi ini, risiko kerusakan lingkungan dan dampak negatif karhutla terhadap masyarakat dapat diminimalkan sejak dini.