Sawahlunto – Hujan deras yang mengguyur sepanjang malam Selasa (19/5/2026) memicu longsor di Desa Kubang Tangah, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto. Bencana itu merusak rumah warga dan sejumlah fasilitas jalan, meski tidak menimbulkan korban jiwa.
Data lapangan yang diperoleh dari Desa Kubang Tangah pada Rabu (20/5/2026) menyebutkan longsor terjadi di lima titik. Material tanah dan batuan menutup ruas jalan raya Kubang-Lunto yang berada tidak jauh dari Kantor Desa Kubang Tangah.
Selain itu, longsoran juga menimbun Jalan Guguak Panto, Jalan Balimbiang di area jembatan, Jalan Semayan, serta lapangan bola kaki Batu Gantung. Hingga kini, lokasi tersebut masih dipenuhi lumpur dan kerikil yang terbawa air deras.
Sedikitnya 10 rumah warga ikut terdampak, yakni milik Gusmawati, Erni Harnita, Mariasun, Asril, Roslina, Saliana, Susilawat, Samirin, Yatrison, dan Sarmayulis.
“Kami sudah identifikasi korban dan kerusakan yang terjadi, namun tidak ada korban jiwa untuk dilaporkan ke Pemkot Sawahlunto. Longsor dipicu curah hujan yang sangat tinggi sepanjang malam tadi,” ujarnya.
Hari ini, tim BPBD Kota Sawahlunto bersama aparat desa dan warga setempat membersihkan material longsor yang menutup badan jalan. Setelah pembersihan dilakukan, akses lalu lintas kembali normal dan kendaraan sudah dapat melintas.






