Zigo Rolanda Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Dharmasraya

oleh -14 Dilihat
kawal-pendidikan-sumbar,-zigo-rolanda-tinjau-pembangunan-sekolah-rakyat-di-dharmasraya
Kawal Pendidikan Sumbar, Zigo Rolanda Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Dharmasraya

Pulau Punjung – Pemerintah mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Dharmasraya agar fasilitas pendidikan itu segera bisa digunakan masyarakat. Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda menegaskan, proyek tersebut ditargetkan mulai dipakai untuk proses belajar mengajar pada Juli 2026, meski kontrak pekerjaan baru dimulai pada 10 Maret 2026 dan semula dijadwalkan rampung pada 4 November 2026.

Zigo mendampingi Menteri Pekerjaan Umum saat meninjau lokasi pembangunan di Pulau Punjung, Rabu (6/5/2026). Dalam kunjungan itu, Menteri PU turut didampingi Dirjen SDA Kementerian PU, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Bupati Dharmasraya, serta jajaran balai di bawah Kementerian PU di Sumatera Barat.

Menurut Zigo, pembangunan Sekolah Rakyat menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan di Sumatera Barat, khususnya di Dharmasraya. Ia mengatakan pemerintah ingin memastikan proyek berjalan tepat waktu dan memberi manfaat langsung bagi warga.

“Kami ingin memastikan pembangunan ini berjalan optimal dan tepat waktu, sehingga para siswa dapat segera memanfaatkan fasilitas pendidikan yang disiapkan pemerintah,” kata Zigo.

Sekolah Rakyat tersebut berdiri di atas lahan seluas 100 ribu meter persegi atau 10 hektare. Kawasan pendidikan ini mencakup gedung untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, delapan asrama siswa dan siswi, dua rumah susun guru, serta delapan bangunan penunjang.

Bangunan penunjang itu meliputi guest house, masjid, gedung ibadah, gedung serbaguna, dapur dan gudang, serta kantin untuk masing-masing jenjang pendidikan. Kawasan sekolah juga dilengkapi fasilitas olahraga, termasuk lapangan sepak bola.

“Total daya tampung sekolah ini mencapai 1.080 siswa. Ini tentu menjadi peluang besar bagi peningkatan akses pendidikan masyarakat,” ujarnya.

Zigo menambahkan, percepatan pengerjaan dilakukan agar sarana pendidikan itu secepatnya dimanfaatkan dan ikut mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Kami berharap kolaborasi pemerintah pusat dan daerah terus terjaga sehingga pembangunan ini benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat dan menjadi investasi pendidikan jangka panjang bagi generasi muda Dharmasraya,” tutupnya.