Fadly Amran Dorong Kelas Coding dan Animasi SD-SMP

oleh -17 Dilihat
wako-fadly-amran-komit-dorong-kelas-coding-dan-animasi-jenjang-sd-dan-smp
Wako Fadly Amran Komit Dorong Kelas Coding dan Animasi jenjang SD dan SMP

Padang – Wali Kota Padang Fadly Amran menargetkan penguatan kemampuan teknologi di kalangan pelajar lewat pengembangan kelas coding dan animasi di tingkat SD dan SMP. Program ini disiapkan sebagai upaya menyiapkan generasi muda yang akrab dengan teknologi sejak dini.

Fadly menyampaikan hal itu saat menerima audiensi panitia Padang International Animation & Game Expo (PIAGEX) Hero 2026 di kediaman resminya, Selasa (28/4/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri Dosen Program Studi Animasi Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang (UNP) Bayu R. Fajri selaku inisiator PIAGEX Hero 2026, Kepala Laboratorium Animasi Sekolah Vokasi UNP Wiki Lofandri, owner Devata Studio Radev Muhammad Aziz, serta sejumlah mahasiswa Prodi Animasi Sekolah Vokasi UNP.

Fadly menjelaskan, kelas coding dan animasi di SD dan SMP akan diintegrasikan melalui kegiatan ekstrakurikuler maupun kurikulum pembelajaran. Langkah itu diambil agar siswa tidak hanya mengenal teknologi, tetapi juga mampu menguasainya sejak awal.

“Untuk mendukung program ini, kami telah menyiapkan studio di Bagindo Aziz Chan Youth Center dan akan melengkapi infrastruktur pembelajaran coding serta animasi di sekolah secara bertahap. Kita berharap Sekolah Vokasi UNP turut berkontribusi,” ujarnya.

Ia juga menyambut baik rencana pelaksanaan PIAGEX Hero 2026 yang akan digelar di Padang pada Juli 2026. Menurutnya, ajang yang mempertemukan pemerintah, akademisi, dan pelaku industri itu menjadi momentum penting untuk melahirkan generasi muda kreatif sekaligus mendorong tumbuhnya industri game dan animasi di daerah.

“Pemko Padang melalui Progul Padang Juara siap mendukung penuh kegiatan ini, dan memperkuat posisi Padang sebagai kota pendidikan,” tegas Fadly Amran, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yopi Krislova serta Kepala DPMPTSP Swesti Fanloni.

Sementara itu, Bayu R. Fajri memaparkan program “Padang Buek Game” yang telah dijalankan dengan tujuan agar pelajar tidak hanya menjadi pengguna game, tetapi juga mampu menciptakannya.

Program tersebut dijalankan melalui kolaborasi akademik dalam skema “Kampus Berdampak”, dengan menerjunkan mahasiswa Studi Animasi Sekolah Vokasi UNP ke sejumlah SMP di Padang untuk memberi pelatihan dan pendampingan pembuatan game.

“Karya siswa nanti akan dipamerkan dan dilombakan dalam PIAGEX Hero 2026. Rangkaian kegiatan juga diisi pemutaran film animasi lokal, seminar, talkshow, serta sesi business matching yang mempertemukan startup dengan investor,” tambahnya.