Padang – Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh mendorong percepatan pembangunan irigasi agar program nasional di sektor pertanian tidak tersendat di daerah. Ia menilai kesiapan administrasi pemerintah daerah menjadi kunci agar pelaksanaan program berjalan cepat dan tepat.
Rahmat menyampaikan hal itu usai rapat koordinasi antara Kementerian Pertanian dan seluruh bupati serta wali kota se-Indonesia yang membahas percepatan pembangunan irigasi. Forum tersebut, kata dia, digelar untuk menyamakan pemahaman semua pihak terkait mekanisme program dan kelengkapan administrasi yang dibutuhkan.
“Kemarin ini kita sudah melaksanakan rapat koordinasi antara Kementerian Pertanian dengan seluruh bupati dan wali kota se-Indonesia dalam rangka percepatan pembangunan irigasi,” kata Rahmat Saleh di Padang, Selasa (21/4/2026).
Ia menegaskan, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah pusat. Pemerintah daerah juga harus sigap menindaklanjuti setiap persyaratan agar program bisa segera dijalankan di lapangan.
“Kita harapkan tidak ada lagi yang lamban, dan hal-hal yang belum sesuai dengan administrasi yang dibutuhkan oleh kementerian bisa segera diselesaikan,” ujarnya.
Menurut Rahmat, koordinasi yang solid antara pusat dan daerah menjadi faktor penting agar pembangunan irigasi berlangsung efektif dan menyasar kebutuhan masyarakat. Ia menilai infrastruktur irigasi memiliki peran besar dalam mendongkrak produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan nasional.
Rahmat berharap hasil rapat koordinasi itu langsung ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah. “Rakor ini kita dorong untuk memastikan program berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata dia.
Komisi IV DPR RI, lanjut Rahmat, akan terus mengawasi pelaksanaan program tersebut agar berjalan sesuai rencana dan memberi dampak nyata, terutama bagi petani di daerah.






