Wagub Sumbar Dorong Pawai Budaya Perkuat Solok

oleh -23 Dilihat
wagub-sumbar-dorong-pawai-budaya-perkuat-modal-sosial-solok
Wagub Sumbar Dorong Pawai Budaya Perkuat Modal Sosial Solok

Arosuka – Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menilai pawai budaya 74 nagari menjadi modal sosial penting bagi pembangunan Kabupaten Solok. Penegasan itu ia sampaikan saat melepas arak-arakan dalam rangka Hari Jadi ke-113 Kabupaten Solok, Senin (20/4/2026), di kawasan Kantor Bupati Solok.

Pawai tersebut melibatkan perwakilan dari seluruh nagari dan menampilkan beragam tradisi Minangkabau yang masih lestari di tengah masyarakat. Setiap nagari menonjolkan ciri khas masing-masing, mulai dari busana adat hingga kesenian tradisional.

Vasko menyebut pawai budaya bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Menurut dia, kegiatan itu memiliki arti strategis untuk memperkuat kebersamaan warga sekaligus menjaga adat dan budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.

“Pawai budaya ini bukan hanya untuk memeriahkan hari jadi daerah, tetapi menjadi momentum memperkuat kebersamaan sekaligus menjaga kearifan lokal. Inilah modal sosial yang harus terus kita rawat untuk mendorong kemajuan daerah,” ujar Vasko.

Ia juga turut mengenakan pakaian adat Minangkabau sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya di Kabupaten Solok. Sikap itu sekaligus menegaskan bahwa budaya dapat berjalan beriringan dengan agenda pembangunan berkelanjutan.

Arak-arakan dimulai dari Taman Hutan Kota Wisata Arosuka dan berakhir di Kantor Bupati Solok. Sepanjang rute, warga disuguhi sejumlah atraksi budaya, seperti talempong, pupuik sarunai, gendang rabana, dan gendang tambua.

Keterlibatan masyarakat juga tampak dari kaum ibu yang membawa joadah sebagai simbol kebersamaan dan gotong royong. Kehadiran beragam unsur adat dari tiap nagari menunjukkan kuatnya persatuan dalam bingkai budaya yang masih terjaga di tengah perubahan zaman.

“Kita melihat bagaimana adat dan budaya menjadi perekat sosial yang kuat. Ini adalah modal dasar yang harus terus kita jaga dan kembangkan untuk mendukung pembangunan daerah,” tambahnya.

Selain pawai budaya, rangkaian peringatan HUT ke-113 Kabupaten Solok juga diisi Festival Kuliner yang menampilkan aneka makanan khas dari seluruh nagari. Kegiatan ini menjadi wadah promosi produk lokal sekaligus mendorong penguatan ekonomi berbasis budaya.

Bupati Solok, jajaran Forkopimda Kabupaten Solok, niniak mamak, dan bundo kanduang turut hadir dalam kegiatan tersebut untuk memeriahkan perayaan hari jadi daerah.