Payakumbuh – Persaingan menuju kursi Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Payakumbuh mulai mengerucut setelah Fitrayanto mengembalikan formulir pendaftaran pada Senin (20/4/2026). Langkah itu menandai keseriusannya ikut bertarung dalam pemilihan yang dijadwalkan berlangsung Kamis, 25 April 2026, di Aula Balai Kota Payakumbuh.
Berkas pendaftaran diserahkan langsung oleh tim perwakilan Fitrayanto ke kantor KONI Kota Payakumbuh dan diterima Panitia Steering Committee (SC) sebagai bagian dari tahapan resmi penjaringan bakal calon ketua. Proses berlangsung tertib dan menjadi tanda dimulainya kontestasi menuju pucuk pimpinan olahraga daerah tersebut.
Di tengah perhatian pengurus dan pemerhati olahraga, pencalonan Fitrayanto tidak hanya dipandang sebagai urusan administratif. Langkah ini juga membuka persaingan yang akan menentukan arah pembinaan dan prestasi olahraga Payakumbuh ke depan.
Fitrayanto datang dengan membawa gagasan perubahan. Ia menekankan perlunya pembenahan organisasi yang lebih profesional, pembinaan atlet yang berkelanjutan, serta penguatan sinergi antara cabang olahraga dan pemangku kepentingan. Menurut dia, tanpa fondasi manajemen yang kuat, prestasi sulit lahir secara konsisten.
Ketua Cabang Olahraga Tenis Meja itu juga berharap pemilihan Ketua KONI berjalan tanpa intervensi. Ia menilai KONI sebagai organisasi nonpolitik harus dijalankan secara sportif sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).
“Untuk itu (intervensi), kita pandang secara netral saja, karena KONI organisasi non politik, tentu kita berharap bisa dijalankan secara sportif, kita berharap berjalan sesuai mekanisme (AD/ART), tidak ada intervensi, silahkan Cabor memilih mana yang terbaik calon yang sudah mendaftar,” ujarnya.
Terkait keikutsertaannya dalam bursa pemilihan, politisi Partai PPP itu mengatakan pencalonannya bertujuan memajukan olahraga Payakumbuh dan menghidupkan kembali cabang olahraga, terutama menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2026 yang direncanakan digelar Oktober mendatang.
“Tentu niat utama kita untuk maju dalam pemilihan Ketua KONI adalah memajukan olahraga di Payakumbuh, intinya kita ingin KONI kembali menggeliat, terutama cabang olahraga, apalagi kita akan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov),” ucapnya.
Anggota DPRD Kota Payakumbuh yang juga Ketua DPC Partai PPP itu berharap peluang untuk memimpin KONI bisa diraih agar organisasi tersebut kembali aktif dan bergairah.
“Tentu kita berniat, mudah-mudahan peluang ini bisa kita dapatkan, sehingga KONI bisa kembali kita giatkan di Kota Payakumbuh,” tambahnya.
Hingga pukul 15.30 WIB, selain Fitrayanto, tiga bakal calon lain yang juga telah mengembalikan formulir pendaftaran adalah Armen Faindal, Jefry Ricardo Magno, dan Heru Mufti.






