Gubernur Resmikan Jembatan, Akses Pelabuhan Teluk Tapang Lancar!

oleh -120 Dilihat
gubernur-resmikan-pemakaian-tiga-jembatan-strategis-di-pasaman-barat,-akses-menuju-pelabuhan-teluk-tapang-kian-lancar
Gubernur Resmikan Pemakaian Tiga Jembatan Strategis di Pasaman Barat, Akses Menuju Pelabuhan Teluk Tapang Kian Lancar

Pasaman Barat – Tiga jembatan strategis di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, resmi beroperasi mulai Jumat (13/2/2026). Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah.

Ketiga jembatan tersebut, yaitu Jembatan Patibubur, Jembatan Pigogah, dan Jembatan Sungai Tarok, menjadi infrastruktur penting untuk memperkuat konektivitas menuju Pelabuhan Teluk Tapang.

Mahyeldi menegaskan, pembangunan jembatan ini merupakan wujud komitmen Pemprov Sumbar dalam mendukung operasional Pelabuhan Teluk Tapang. Selain itu, juga membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan tiga jembatan yang dibangun melalui APBD Provinsi Sumatera Barat Tahun Anggaran 2025,” kata Mahyeldi.

Ia berharap, jembatan ini semakin memperlancar akses menuju Teluk Tapang dan dari Air Bangis ke wilayah lainnya.

Pemerintah Pusat telah mengalokasikan Rp216 miliar untuk pembangunan jalan menuju Pelabuhan Teluk Tapang sejak 2022 hingga 2024. Ruas jalan yang dibangun adalah Bunga Tanjung–Teluk Tapang.

Pemprov Sumbar kemudian melengkapi pembangunan jalan tersebut dengan membangun tiga jembatan menggunakan APBD 2025.

Total anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan tiga jembatan mencapai Rp27,76 miliar.

Rinciannya, Jembatan Patibubur (30 meter) menelan anggaran Rp10,63 miliar, Jembatan Pigogah (40 meter) senilai Rp9,65 miliar, dan Jembatan Sungai Tarok (30 meter) sebesar Rp7,48 miliar.

Pada Tahun Anggaran 2026, Pemprov Sumbar melalui Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) kembali mengalokasikan dana Rp3,5 miliar untuk penyelesaian Jembatan Pigogah pada ruas Bunga Tanjung–Teluk Tapang.

Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, mengapresiasi dukungan Pemprov Sumbar terhadap pembangunan infrastruktur di daerahnya. Ia menilai, jembatan ini akan memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat.

Kepala Dinas BMCKTR Provinsi Sumbar, Armizoprades, menyampaikan pembangunan jembatan telah melalui tahapan perencanaan dan pelaksanaan sesuai ketentuan. Ia berharap infrastruktur ini dapat dimanfaatkan secara optimal.