Padang – Pemerintah pusat mengucurkan anggaran Rp2,6 triliun untuk rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana di Sumatera Barat (Sumbar). Prioritas utama adalah pemulihan layanan air bersih bagi masyarakat.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan komitmen tersebut saat meninjau Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun, Kota Padang, Jumat (30/1/2026).
“Total bantuan pemerintah pusat untuk Sumbar mencapai Rp2,6 triliun. Anggaran ini difokuskan untuk memastikan pemulihan infrastruktur vital, termasuk penyediaan air bersih bagi masyarakat,” tegas Dody.
Dody menambahkan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah pusat berkomitmen memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
Untuk penanganan sementara, pihak balai dan PDAM setempat mengerahkan mobil tangki air sambil menunggu penyelesaian pembangunan sumur bor.
“Kami minta masyarakat bersabar. Target kami, sebelum Ramadan, persoalan air bersih di Kota Padang sudah dapat teratasi,” kata Dody.
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menyebut kondisi kekeringan di Kota Padang cukup berat, terutama di Kecamatan Pauh dan Kuranji.
“Ada empat kecamatan yang pasokan airnya belum optimal, yaitu Pauh, Kuranji, Nanggalo, dan Padang Utara,” ujar Mahyeldi.
Ia berharap ada percepatan penanganan darurat, termasuk normalisasi aliran sungai untuk mencegah dampak lanjutan.
Mahyeldi menegaskan, Pemprov Sumbar siap mendukung penuh langkah-langkah percepatan dari pemerintah pusat.
Walikota Padang Fadly Amran mengapresiasi perhatian dan dukungan pemerintah pusat dalam menangani krisis air bersih.
Ia menjelaskan, IPA Gunung Pangilun merupakan fasilitas vital dengan kapasitas produksi 500 liter per detik. Pascabencana, fasilitas ini terganggu dan berdampak pada layanan air bersih di pusat kota.
“Kami berharap, sebelum Ramadhan permasalahan air bersih ini bisa tuntas. Untuk itu, tentu kita butuh dukungan Pemerintah Pusat,” harap Fadly.
Usai meninjau IPA Gunung Pangilun, Menteri PU melanjutkan kunjungan ke kawasan Gunung Nago, Kecamatan Pauh, untuk memastikan pembenahan aliran Sungai Batang Gunung Nago berjalan sesuai rencana.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri PU didampingi Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, serta Wali Kota Padang Fadly Amran.






