Pekanbaru – Universitas Islam Riau (UIR) mencetak sejarah dengan menggelar turnamen woodball perdana yang mempertemukan atlet dari berbagai daerah di Riau.
Kompetisi bertajuk UKM Woodball UIR Tournament 2025 ini berlangsung di lapangan panahan UIR, Pekanbaru, pada 24-25 Januari 2026.
Sebanyak 85 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Riau, termasuk Pekanbaru, Siak, Kampar, Bengkalis, dan Kuantan Singingi, turut serta dalam ajang ini.
Perwakilan dari sejumlah perguruan tinggi seperti Universitas Riau, Universitas Lancang Kuning, Universitas Islam Riau, dan ITMG Duri juga ambil bagian.
Dr. Oki Candra, pembina sekaligus pelatih UKM Woodball UIR, menyatakan bahwa turnamen ini merupakan langkah strategis untuk mengembangkan ekosistem woodball di Riau.
“Ini adalah event perdana UKM Woodball UIR dan menjadi sejarah baru bagi kompetisi antar kabupaten/kota di Riau,” ujarnya, Sabtu (24/01/2026).
Dr. Oki berharap, kegiatan ini dapat melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Panitia menyiapkan sekitar 30 medali untuk diperebutkan. Sistem pertandingan mengutamakan ketepatan dan konsistensi pukulan di 12 lintasan dengan total jarak 700 meter.
“Siapa yang paling sedikit jumlah pukulannya, dialah pemenangnya,” jelas Dr. Oki.
Ia menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan, tidak hanya di perguruan tinggi, tetapi juga di tingkat SMP dan SMA.
“Kami ingin Woodball tidak hanya berkembang di universitas, tetapi juga mulai dikenalkan dan dibina sejak usia sekolah,” tegasnya.
UKM Woodball UIR berharap event ini menjadi penggerak perkembangan woodball di Riau dan membuka jalan bagi lahirnya atlet potensial.






