Sumbar Genjot Sektor Baru, Pacu Ekonomi Usai Revisi Target

oleh -188 Dilihat
bi-revisi-target,-sumbar-genjot-sektor-baru-pacu-ekonomi
BI Revisi Target, Sumbar Genjot Sektor Baru Pacu Ekonomi

Padang – Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat (Sumbar) pada tahun 2026 hanya mencapai 4 persen.

Proyeksi ini jauh di bawah target ambisius pemerintah pusat yang menetapkan pertumbuhan ekonomi Sumbar sebesar 5,7 persen.

Kepala BI Sumbar, Mohamad Abdul Madjid Ikram, mengungkapkan bahwa target pemerintah pusat tersebut dinilai terlalu berat untuk direalisasikan.

“Kita ditargetkan oleh pemerintah pusat untuk tumbuh 5,7 persen pada 2026. Tapi saya kira ini sangat berat,” ujarnya dalam Dialog Ekonomi Sumbar, Senin (19/1/2026).

Untuk mencapai target tersebut, Madjid mendorong diversifikasi ekonomi melalui pengembangan sektor usaha baru.

Sektor kesehatan, menurutnya, memiliki potensi besar, baik dari sisi layanan maupun sumber daya pendukung.

Selain itu, peluang juga terbuka lebar pada bisnis data center dan pengolahan sampah berbasis waste to energy.

Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Sumbar pada 2025 diperkirakan berada di kisaran 3,33 hingga 4,13 persen.

Capaian ini dinilai belum cukup kuat untuk mengejar target pertumbuhan yang lebih tinggi di tahun berikutnya.

BI Sumbar akan memfokuskan diri pada pemulihan ekonomi daerah, terutama sektor UMKM dan pertanian yang terdampak bencana alam.

“Ternyata bencana ini berdampak cukup besar terhadap UMKM dan pertanian. Karena salah satu tugas BI adalah pengendalian harga pangan, mau tidak mau kita harus mendorong peningkatan produksi pangan,” pungkas Madjid.