Padang – Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan (Sekdakab Pessel), Zainal Arifin, meninjau sejumlah lokasi strategis di Kecamatan Lunang dan Silaut pada Minggu (11/1/2026).
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan sektor-sektor penting di wilayah tersebut bergerak optimal dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Zainal Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong sinergi antara berbagai perangkat daerah dan dunia usaha.
Hal ini dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di wilayah selatan Pesisir Selatan.
Dalam kunjungan tersebut, Sekdakab Pessel didampingi oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Hadi Susilo, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Afriman Julta, serta sejumlah pejabat lainnya.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Sentra Industri Kecil dan Menengah (IKM) Atsiri di Kecamatan Lunang.
Di sana, Sekda meninjau langsung proses pengolahan dan potensi pengembangan industri berbasis minyak atsiri.
Industri ini dinilai memiliki prospek cerah untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal.
Selanjutnya, rombongan menghadiri serah terima hasil perbaikan jembatan di Lunang, yang merupakan bagian dari program CSR PT Incasiraya.
Infrastruktur ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi dan distribusi hasil pertanian.
Kunjungan dilanjutkan ke kawasan Pantai Sambungo, Kecamatan Silaut.
Sekda menilai kawasan pesisir ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan.
Pengembangan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Rombongan juga meninjau kawasan pusat bisnis Kawasan Transmigrasi Mandiri (KTM) Lunang Silaut.
Kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang terintegrasi dengan sektor perdagangan, jasa, dan UMKM.
Agenda kunjungan lapangan diakhiri dengan peninjauan Rice Milling atau penggilingan padi modern di Kecamatan Lunang.
Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan nilai jual hasil pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Pemerintah daerah ingin memastikan sektor-sektor strategis seperti industri, pertanian, perikanan, infrastruktur, dan pariwisata benar-benar bergerak dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Sekda Zainal Arifin.






