Bupati Dharmasraya Genjot Pembangunan Infrastruktur, Prioritaskan Daerah!

oleh -124 Dilihat
bupati-dharmasraya-pacu-pembangunan,-infrastruktur-jadi-prioritas-utama-daerah
Bupati Dharmasraya Pacu Pembangunan, Infrastruktur Jadi Prioritas Utama Daerah

Dharmasraya – Kabupaten Dharmasraya terus memacu pembangunan infrastruktur dan layanan dasar, meski di tengah keterbatasan anggaran.

Hal ini terungkap dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD Dharmasraya, Rabu (7/1/2026), dalam rangka memperingati HUT ke-22 kabupaten tersebut.

Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Peringatan ini menjadi momentum refleksi dan peneguhan arah pembangunan daerah,” ujar Annisa.

Annisa mengakui, sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Pemkab Dharmasraya menghadapi tantangan fiskal yang tidak ringan.

Ketergantungan pada dana transfer pusat dan kebijakan efisiensi anggaran nasional menjadi perhatian utama.

Namun, pemerintah daerah tidak tinggal diam.

“Kami menempuh strategi aktif melalui advokasi intensif ke kementerian dan lembaga,” jelas Annisa.

Upaya tersebut membuahkan hasil.

Sepanjang tahun 2025, percepatan pembangunan infrastruktur jalan berhasil dilakukan.

Enam ruas jalan kabupaten sepanjang 24,2 kilometer, dua ruas jalan provinsi sepanjang 0,5 kilometer, serta penanganan jalan nasional sepanjang 57,91 kilometer telah diselesaikan.

Di sektor sumber daya air, Dharmasraya memperoleh dukungan APBN lebih dari Rp111 miliar.

Dana tersebut dialokasikan untuk pengendalian banjir, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi, serta pembangunan jaringan irigasi air tanah.

Pemkab Dharmasraya juga mengoptimalkan lima instalasi pengolahan air bersih di berbagai lokasi.

Percepatan penanganan kawasan kumuh, termasuk kawasan Pasar Lama Pulau Punjung, menjadi prioritas nasional.

Di sektor pendidikan, Dharmasraya ditetapkan sebagai penerima Program Sekolah Rakyat dari Kementerian Sosial dengan nilai anggaran mencapai Rp200 miliar.

Program ini diperkuat melalui kebijakan daerah seperti Beasiswa Dharmasraya Juara, English Bootcamp, serta bantuan pendidikan bagi mahasiswa berprestasi.

Di sektor pertanian, Pemkab Dharmasraya mengalokasikan lebih dari Rp7,25 miliar bantuan produktif melalui pendekatan One Village One Product (OVOP).

Asisten I Pemprov Sumbar, Ahmad Zakri, menyatakan dukungan penuh Pemprov terhadap Dharmasraya.

“Pemprov terus mendorong sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota,” kata Ahmad.

Wakil Ketua DPRD Dharmasraya, Sujito, berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, Pemprov Sumbar, serta pemerintah pusat terus diperkuat.

“DPRD Kabupaten Dharmasraya siap mendukung langkah-langkah pemerintah daerah yang berpihak pada kepentingan rakyat,” pungkasnya.