Padang – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Tercatat sebanyak 123.408 penumpang memanfaatkan layanan kereta api di wilayah Sumatera Barat dalam periode 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 3,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencatat 118.898 penumpang.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyatakan bahwa peningkatan ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi publik.
“Pertumbuhan ini membuktikan bahwa masyarakat semakin sadar akan keunggulan kereta api sebagai solusi transportasi yang efisien, bebas macet, dan ramah lingkungan,” ungkap Reza, Senin (15/04/2024).
KAI Divre II Sumbar mencatat Stasiun Padang dan Stasiun Pariaman sebagai stasiun dengan volume penumpang tertinggi selama periode Nataru.
Rincian volume penumpang di beberapa stasiun adalah sebagai berikut:
* Stasiun Padang: 31.746 (keberangkatan), 33.852 (kedatangan)
* Stasiun Pariaman: 23.845 (keberangkatan), 24.526 (kedatangan)
* Stasiun Air Tawar: 11.691 (keberangkatan), 10.156 (kedatangan)
* Stasiun Naras: 7.525 (keberangkatan), 8.074 (kedatangan)
* Stasiun Lubuk Alung: 7.066 (keberangkatan)
* Stasiun BIM: 6.768 (kedatangan)
Peningkatan frekuensi perjalanan dan optimalisasi kapasitas tempat duduk menjadi faktor utama pendorong kenaikan jumlah penumpang.
Selain itu, KAI Divre II Sumbar juga mencatat performa operasional yang baik dengan ketepatan waktu keberangkatan mencapai 99,80% dan ketepatan waktu kedatangan 99,60%.
“Ketepatan waktu adalah janji kami kepada pelanggan,” tegas Reza.
Performa ini didukung oleh perawatan sarana dan prasarana yang intensif.
KAI mengimbau masyarakat untuk menggunakan aplikasi Access by KAI untuk memesan tiket mulai H-7 keberangkatan.
Layanan loket go-show di stasiun tetap tersedia dan dibuka mulai 3 jam sebelum keberangkatan, selama persediaan tiket masih ada.
KAI berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan demi mewujudkan transportasi massal yang aman dan berkelanjutan di Sumatera Barat.






