Sumbar Percepat Pemulihan Pascabencana Gunakan Dana Rp534 Miliar

oleh -68 Dilihat
pemprov-sumbar-optimalkan-dana-tkd-percepat-rehabilitasi-infrastruktur-pascabencana
Pemprov Sumbar Optimalkan Dana TKD Percepat Rehabilitasi Infrastruktur Pascabencana

Padang – Sektor pertanian dan infrastruktur di Sumatera Barat menunjukkan kebangkitan pesat pascabencana. Keberhasilan ini menempatkan Sumbar sebagai salah satu dari tiga provinsi dengan progres pemulihan tercepat di Indonesia.

Capaian tersebut tidak lepas dari dukungan dana Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp2,71 triliun dari total alokasi nasional Rp10,6 triliun. Khusus untuk lingkup Pemerintah Provinsi Sumbar, dana sebesar Rp534 miliar telah disalurkan melalui 23 Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan bahwa dana tersebut adalah kunci untuk memulihkan ekonomi dan pelayanan publik. Menurutnya, keberhasilan pemulihan sangat bergantung pada ketepatan sasaran penggunaan anggaran.

“Percepatan alokasi ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program yang tepat sasaran,” ujar Mahyeldi dalam Rapat Monitoring dan Evaluasi di Auditorium Gubernuran Sumbar, Selasa (21/7/2026).

Mahyeldi pun menginstruksikan seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk memperketat skala prioritas dalam perencanaan anggaran. Ia menuntut transparansi tinggi agar kepercayaan publik terhadap proses pembangunan tetap terjaga.

Di sisi lain, Kemendagri memastikan bahwa dana tambahan tersebut sudah tersalurkan sejak April 2026. Kasubdit Perencanaan Keuangan Daerah Kemendagri, Fernando Siagian, mendesak daerah segera mengoptimalkan anggaran tersebut untuk mitigasi bencana lanjutan.

“Kami minta pemerintah daerah segera merealisasikan anggaran untuk rehabilitasi, rekonstruksi, dan penguatan mitigasi bencana,” tegas Fernando.

Fernando juga mengingatkan pemda agar tetap siaga menghadapi potensi bencana iklim, seperti fenomena El Nino dan musim kemarau. Kesiapsiagaan menjadi krusial untuk menjaga keberlanjutan hasil pemulihan yang telah dicapai.

Apresiasi terhadap progres ini datang dari Staf Khusus Menteri Dalam Negeri, Kastorius Sinaga. Ia menyoroti keberhasilan rehabilitasi lahan sawah di Sumbar yang kini telah menyentuh angka 98 persen.

Data Satgas Nasional menunjukkan mayoritas lahan pertanian tersebut bahkan sudah kembali memasuki musim tanam. Fokus pemanfaatan anggaran provinsi sendiri diarahkan pada sektor pengairan melalui Dinas PSDA serta perbaikan infrastruktur lewat Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang.