Padang – Sabo Dam yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di aliran Sungai Batang Malalo, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, terbukti menjadi benteng pertahanan vital saat banjir bandang menerjang Nagari Guguak Malalo. Infrastruktur ini, meski mengalami kerusakan akibat terjangan material banjir, berhasil menahan laju sedimen dan batu, meminimalisir dampak kerusakan yang lebih parah pada permukiman warga.
Bahkan, banjir bandang kali ini disebut-sebut lebih dahsyat dibandingkan peristiwa serupa yang terjadi pada tahun 2012. Namun, berkat keberadaan Sabo Dam, sebagian besar material dari hulu sungai berhasil diredam






