Presiden Tinjau Kerusakan Jalan Nasional Lembah Anai Tanah Datar

oleh -173 Dilihat
presiden-prabowo-tinjau-langsung-jalan-nasional-putus-di-lembah-anai
Presiden Prabowo Tinjau Langsung Jalan Nasional Putus di Lembah Anai

Padang – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meninjau langsung dampak bencana hidrometeorologi di kawasan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, pada Kamis (18/12/2025). Kunjungan mendadak ini dilakukan sebagai respons terhadap putusnya jalan nasional yang mengganggu mobilitas dan perekonomian Sumatera Barat.

Presiden meninjau kerusakan infrastruktur strategis yang menjadi penghubung utama arus orang dan barang. Ia berkeliling untuk mengamati kondisi jalan, struktur tebing, dan area terdampak lainnya. Meskipun tidak memberikan pernyataan resmi, kehadiran Presiden di lokasi tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat dalam menangani dampak bencana. “Terima kasih semuanya ya,” ujarnya singkat kepada awak media saat berada di lokasi.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, yang mendampingi Presiden, menjelaskan dampak signifikan dari putusnya jalan nasional di Lembah Anai terhadap mobilitas masyarakat dan arus logistik. “Sejak kejadian, kami langsung melakukan pengalihan arus lalu lintas dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta instansi terkait,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa jalur Lembah Anai menjadi perhatian utama karena perannya yang strategis bagi perekonomian dan mobilitas masyarakat Sumatera Barat.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh dalam percepatan penanganan dan perbaikan jalan. Dukungan ini mencakup koordinasi lintas sektor dan dukungan lapangan. Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menyampaikan bahwa kehadiran Presiden Prabowo memberikan sinyal kuat bahwa penanganan infrastruktur terdampak bencana menjadi prioritas pemerintah pusat. “Kami optimistis, dengan perhatian dan pemantauan langsung Bapak Presiden, penanganan jalan nasional di kawasan Lembah Anai dapat dipercepat sehingga aktivitas masyarakat dan distribusi logistik bisa kembali berjalan normal,” katanya.

Direktur Utama PT Hutama Karya Infrastruktur, Aji Prasetyanti, menjelaskan bahwa pihaknya tengah melakukan penanganan ruas jalan nasional yang putus. Sebanyak 23 unit alat berat jenis ekskavator dan 1 unit bore pile telah dikerahkan untuk pembangunan pondasi dalam. “Kendati demikian, sejak 16 Desember lalu, ruas jalan ini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat dengan sistem buka-tutup,” jelasnya. Pihaknya berencana menambah 7 unit bore pile untuk mempercepat proses penanganan, dengan target penyelesaian perbaikan permanen pada Juli 2026.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kepala BNPB, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Panglima TNI, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pertahanan Syafri Syamsuddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.