Payakumbuh Lepas Kafilah, Targetkan Juara MTQ Nasional Sumbar

oleh -185 Dilihat
kafilah-kota-payakumbuh-dilepas-mengikuti-mtq-nasional-ke-xli-tingkat-sumbar
Kafilah Kota Payakumbuh Dilepas Mengikuti MTQ Nasional ke-XLI Tingkat Sumbar

Payakumbuh – Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema saat pelepasan kafilah Kota Payakumbuh menuju Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-XLI Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Bukittinggi. Kuntum Khaira Ummah, seorang qariah, melantunkan ayat suci Al-Qur’an yang menyentuh hati para hadirin.

Acara pelepasan yang berlangsung di Hotel Bundo Kanduang pada Jumat (12/12/2025) sore itu, diwarnai suasana haru di tengah kondisi Sumatera Barat yang masih berduka akibat bencana.

Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, menyampaikan bahwa keberangkatan kafilah ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah simbol kekuatan dan keteguhan masyarakat dalam menghadapi cobaan. “Di saat Sumbar dilanda bencana, lantunan Kalamullah dari kafilah kita menjadi peneguh. Ini doa agar negeri ini bangkit,” ujarnya.

Lebih lanjut, Elzadaswarman, yang akrab disapa Om Zet, mengungkapkan target yang ingin dicapai oleh kafilah Payakumbuh dalam MTQ kali ini. “Juara itu target kita. Kita ingin jadi nomor satu. Tapi fondasinya adalah tampil sebagai yang terbaik. Kalau itu tercapai, peringkat satu akan mengikuti,” tegasnya.

Apresiasi juga disampaikan kepada para orang tua yang telah memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka selama masa persiapan.

Elzadaswarman juga menyoroti perkembangan signifikan dalam aktivitas keagamaan di Payakumbuh selama lima tahun terakhir. Menurutnya, minat masyarakat terhadap kegiatan keagamaan seperti mengaji, tahfiz, majelis taklim, dan kegiatan kepemudaan berbasis masjid mengalami peningkatan yang pesat. “Minat masyarakat terhadap mengaji, tahfiz, majelis taklim, hingga kegiatan kepemudaan berbasis masjid tumbuh jauh lebih cepat dari yang kita perkirakan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa tradisi keagamaan seperti wirid, subuh berjamaah, pesantren Ramadhan, serta perkembangan rumah tahfiz dan sekolah Islam terpadu semakin mengakar di tengah masyarakat. “Semua ini tumbuh karena dukungan kuat dari pemerintah, masyarakat, perantau, dan lembaga keagamaan. Ini bukan sekadar rutinitas, tetapi gerakan yang membentuk karakter Payakumbuh sebagai kota religius,” katanya.

Pemerintah Kota Payakumbuh, bersama elemen masyarakat lainnya, terus berupaya mendorong pembangunan dan revitalisasi masjid serta mushalla, memperkuat lebih dari 120 rumah tahfiz, menyelenggarakan MTQ tahunan, serta mengadakan pelatihan bagi qori, qoriah, da’i muda, dan berbagai kelompok syiar Islam. “Kita ingin ekosistem keagamaan ini terus tumbuh, karena dari sinilah lahir generasi terbaik yang akan menjadi kebanggaan kita semua,” imbuhnya.

Ketua LPTQ Kota Payakumbuh, Rida Ananda, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, memberikan apresiasi kepada para pelatih dan peserta yang telah mengikuti pemusatan latihan (TC) intensif sejak Agustus 2025. “Kepada anak-anak kami, tetaplah tampil sebagai yang terbaik dan jaga kesehatan. Semoga semua yang kita lakukan menjadi amal ibadah dan membuahkan prestasi bagi kota ini,” tuturnya.

Pada MTQ ke-XLI tingkat Provinsi Sumatera Barat ini, Kota Payakumbuh mengirimkan 76 kafilah yang akan berlaga dalam 47 cabang lomba. “Selamat bermusabaqah. Berikan yang terbaik untuk diri sendiri dan untuk Kota Payakumbuh,” pungkasnya.