DPR Dukung Pemisahan Unit Bisnis Telkom, Tingkatkan Daya Saing

oleh -172 Dilihat
nevi-zuairina:-pemisahan-unit-bisnis-telkom-langkah-tepat-tingkatkan-efisiensi-dan-tarik-investor
Nevi Zuairina: Pemisahan Unit Bisnis Telkom Langkah Tepat Tingkatkan Efisiensi dan Tarik Investor

Jakarta – Rencana pemisahan unit bisnis PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mendapatkan sorotan dari Komisi VI DPR RI. Anggota Komisi VI DPR RI, Nevi Zuairina, menyampaikan pandangannya mengenai potensi dan tantangan dari langkah strategis tersebut.

Menurut Zuairina, pemisahan unit bisnis ini dapat memberikan dampak positif terhadap efisiensi dan daya saing perusahaan. “Meningkatkan fokus bisnis, agar unit yang dipisahkan bisa beroperasi lebih mandiri dan efisien, tanpa terhambat birokrasi perusahaan induk,” ujarnya.

Zuairina juga menyoroti potensi optimalisasi penarikan investor yang mungkin tertarik pada unit bisnis dengan fokus tertentu. “Menarik investor yang lebih tepat, karena beberapa investor hanya tertarik pada segmen tertentu, misalnya teknologi atau energi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Zuairina menjelaskan bahwa restrukturisasi modal dapat memfasilitasi penyeimbangan kembali struktur modal serta membantu upaya pengurangan utang. “Restrukturisasi keuangan, untuk membantu mengurangi utang atau menyeimbangkan struktur modal antara perusahaan induk dan anak usaha,” katanya.

Namun, Zuairina juga mengingatkan akan biaya besar yang mungkin timbul akibat spin off ini. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas keuangan dan arus kas perusahaan induk, serta memastikan valuasi yang akuntabel. “Ini akibat dari pasca spin-off, dimana perusahaan induk dapat mengalami penurunan pendapatan karena aset yang dipisahkan tidak lagi berkontribusi pada laporan keuangan mereka,” ungkapnya.

Zuairina menyarankan agar Telkom memastikan keamanan saham negara, menghindari dilusi, dan mengantisipasi volatilitas harga saham jangka pendek. Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi baru yang lebih produktif dan efisien. “Segera bangun sinergi baru yang lebih produktif dan efisien,” pintanya.

Sebelum spin off, Zuairina mengkhawatirkan potensi hilangnya manfaat sinergi yang sebelumnya ada. “Manajemen Telkom tetap fokus pada operasi bisnis inti. Buatlah tim khusus untuk proses ini, agar kinerja Telkom tetap stabil,” imbuhnya.

Komisi VI DPR RI, kata Zuairina, akan terus memantau proses pengalihan ini dan berkoordinasi dengan Telkom untuk memastikan langkah yang ditempuh sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Komisi VI DPR akan terus memantau proses pengalihan ini dan akan berkoordinasi dengan Telkom untuk memperoleh perkembangan serta memastikan langkah yang ditempuh berjalan sesuai ketentuan,” pungkasnya pada hari Senin.