Suplai Air Padang Terhenti, Zigo Rolanda Tinjau dan Minta Perbaikan

oleh -159 Dilihat
suplai-air-padang-terganggu:-zigo-rolanda-minta-percepatan-perbaikan-intake-palukahan
Suplai Air Padang Terganggu: Zigo Rolanda Minta Percepatan Perbaikan Intake Palukahan

Padang – Dampak banjir bandang terhadap infrastruktur air bersih di Kota Padang menjadi perhatian serius pemerintah. Pada Selasa, 2 Desember 2025, Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, melakukan inspeksi mendadak ke Intake Palukahan Gadang yang berlokasi di Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah. Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung kerusakan yang diakibatkan oleh bencana alam tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, Zigo didampingi oleh Anggota DPRD Kota Padang, Direktur PDAM Kota Padang, serta perwakilan dari Balai Wilayah Sungai (BWS) V Sumatera. Rombongan meninjau struktur intake yang mengalami kerusakan parah akibat terjangan banjir bandang. Akibatnya, fasilitas dengan kapasitas 300 liter per detik tersebut tidak dapat beroperasi.

Kerusakan ini berdampak pada terhentinya pasokan air bersih ke wilayah Koto Tangah, sebagian Nanggalo, dan sebagian Padang Utara. Kondisi ini menimbulkan gangguan layanan yang signifikan, mengingat Intake Palukahan Gadang merupakan sumber utama Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Taban.

Zigo Rolanda menyampaikan bahwa perbaikan intake yang rusak parah akan membutuhkan waktu yang cukup lama. “Yang terjadi intake rusak parah. Kalau ini sepertinya tidak bisa untuk dalam waktu cepat. Kalaupun ada darurat, ini paling cepat waktu 1-2 bulan. Ini untuk inteknya saja. Parahnya batunya besar-besar, pipanya juga, konturnya,” ujarnya.

Sebagai solusi sementara, suplai air untuk SPAM Taban dialihkan melalui Intake Taban. Perbaikan intake tersebut telah diselesaikan pada hari yang sama, sehingga aliran air mulai kembali masuk ke jaringan distribusi, meskipun belum optimal. “Intake di Taban itu airnya sudah bersih. Mudah-mudahan bisa mensuplai sementara sebagian daerah yang biasanya menerima suplai dari intake Pelukahan ini,” jelasnya.

Zigo mengimbau masyarakat untuk bersabar dalam menghadapi situasi ini. Ia menegaskan bahwa seluruh institusi terkait telah turun langsung untuk melakukan peninjauan dan menyusun langkah-langkah percepatan. “Kami mohon kepada masyarakat, hari ini kami bersama Dirut PDAM, anggota DPRD Kota Padang, dan BWS melihat kondisi langsung dari intake Pelukahan ini. Mudah-mudahan kita segera menemukan solusinya,” katanya.

Tim teknis dari PDAM dan BWS V Sumatera terus berupaya mempercepat proses penanganan. Mereka menargetkan perbaikan permanen dapat segera dimulai setelah struktur intake dinyatakan aman untuk dikerjakan. Dengan demikian, diharapkan aliran air bersih ke wilayah pelayanan SPAM Taban dapat segera stabil dan memulihkan kondisi warga yang terdampak gangguan air bersih pascabanjir bandang.