Warga Grya Permata 2 Terisolasi, Menanti Pemko Padang Bersihkan Lumpur

oleh -258 Dilihat
warga-komplek-grya-permata-2-banda-gadang-terisolasi,-butuh-bantuan-pemko-bersihkan-lumpur
Warga Komplek Grya Permata 2 Banda Gadang Terisolasi, Butuh Bantuan Pemko Bersihkan Lumpur

Padang – Tiga hari pasca banjir bandang yang melanda Komplek Grya Permata 2, Kelurahan Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, warga kini berjuang membersihkan sisa lumpur dan material yang memenuhi rumah dan lingkungan mereka. Bantuan alat berat dan mobil pemadam kebakaran sangat diharapkan untuk mempercepat proses pemulihan.

Banjir yang terjadi pada Kamis, 27 November 2025, mengakibatkan air setinggi 2 hingga 3 meter bercampur lumpur, kayu, dan sampah menerjang komplek perumahan tersebut. Akibatnya, puluhan rumah terendam dan akses jalan terputus.

Salah seorang warga, Linda Hasari, menggambarkan dampak banjir yang merusak. “Air, lumpur, dan kayu masuk ke rumah, menghantam pagar rumah dan kaca pecah. Lumpur dalam rumah tebal sekali,” ujarnya pada Minggu (30/11/2025).

Kondisi jalanan komplek yang tertutup lumpur tebal dan material lainnya menyebabkan sekitar 80 rumah di komplek tersebut terisolasi. Warga kesulitan melakukan pembersihan secara mandiri karena keterbatasan alat dan tenaga.

Menurut warga, lumpur yang mengeras di dalam rumah memerlukan bantuan semprotan air bertekanan dari mobil pemadam kebakaran. Selain itu, dinding rumah yang dipenuhi lumpur juga membutuhkan pembersihan intensif.

Komplek Grya Permata 2 terletak di kawasan Gunung Pangilun, tepatnya di belakang RS Ibnu Sina, Jalan Singgalang, menuju Banda Gadang. Akses yang sulit semakin memperparah kondisi warga yang terdampak banjir.

Warga Komplek Grya Permata 2 sangat mengharapkan perhatian dan bantuan dari pemerintah kota, khususnya Wali Kota Fadly Amran. “Kami harok bana dibantu. Datanglah ka komplek kami, sudah tiga hari kami terisolasi, bantu kami yo,” ungkap Linda Hasari, mewakili suara warga yang berharap segera mendapatkan bantuan.