PKK Pasaman Tingkatkan Kapasitas Kader Sukseskan Program Pemerintah

oleh -183 Dilihat
bupati-welly-suhery-:-pkk-gerakan-sosial-tumbuh-di-masyarakat-dan-penggerak-perubahan
Bupati Welly Suhery : PKK Gerakan Sosial Tumbuh di Masyarakat dan Penggerak Perubahan

Lubuk Sikaping – Pemerintah Kabupaten Pasaman menekankan pentingnya sinergi antara Tim Penggerak PKK dan pemerintah daerah dalam upaya pembangunan yang merata hingga tingkat rumah tangga. Hal ini disampaikan dalam acara bimbingan teknis (Bimtek) yang diselenggarakan oleh TP PKK Kabupaten Pasaman bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasaman ke-80.

Acara yang berlangsung di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Pasaman, Selasa (7/10/2025), dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Wakil Bupati Pasaman Parulian, Asisten 1 Teddy Martha, Kepala DPM Hasrizal, Staf Ahli Ikhsan, Ketua TP PKK Pasaman Lusi Welly Suhery, Ketua GOW Pasaman Asra Parulian, dan Ketua Panitia kegiatan Elly Susanty.

Elly Susanty dalam laporannya menjelaskan bahwa Bimtek ini diikuti oleh pengurus TP PKK Pasaman, ketua dan pengurus TP PKK kecamatan beserta nagari. Kegiatan bimbingan teknis telah dilaksanakan selama dua hari, yaitu tanggal 6-7 Oktober 2025.

Lebih lanjut, Elly Susanty menyampaikan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk “meningkatkan kapasitas dan pengetahuan kader PKK dalam mensukseskan 10 Program Pokok PKK, serta dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Pasaman yang ke-80,” dengan mengangkat tema “PKK Bersinergi Mewujudkan Keluarga Sehat, Cerdas, dan Produktif Menuju Pasaman Bangkit”.

Ketua TP PKK Pasaman Lusi Welly Suhery dalam sambutannya menuturkan bahwa “Gerakan PKK adalah gerakan yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat, dan dalam perjalanannya selalu hadir sebagai mitra Pemerintah dalam mendukung Program Pemerintah, khususnya dalam program pemberdayaan keluarga.” Ia juga menambahkan, “Mengingat situasi pendanaan yang kurang memadai, pembinaan ke daerah sementara waktu tidak bisa dilakukan, dan kita berharap dengan kondisi tersebut tidak akan mengurangi kinerja kita dan tetap dengan penuh tanggung jawab sebagaimana mestinya.”

Bupati Pasaman Welly Suhery dalam arahannya menyatakan bahwa kegiatan ini memiliki makna ganda, yaitu sebagai ruang pembelajaran bagi kader PKK dan wadah untuk memperluas wawasan masyarakat melalui program edukasi dari Bank Indonesia. “Gerakan PKK bukan sekedar gerakan perempuan, akan tetapi juga merupakan gerakan sosial yang tumbuh dan dari kehidupan masyarakat, dan bisa menjadi penggerak perubahan kepada yang lebih baik,” ungkapnya.

Welly Suhery menambahkan, sinergi antara PKK dan pemerintah diharapkan menjadi jembatan agar pembangunan dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari kabupaten hingga rumah tangga nagari. Hal ini dianggap sebagai bagian integral dari gerakan besar untuk membangun Pasaman.

Dengan adanya 225 kelompok PKK dan 3.088 kelompok Dasa Wisma yang tersebar di seluruh nagari, Welly Suhery menilai bahwa semangat gotong royong di tengah masyarakat masih tinggi. “Ini merupakan energi besar untuk bisa mempercepat pembangunan Pasaman ke depan dan tentunya sesuai cita-cita dan visi Pasaman Bangkit, Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan,” pungkasnya.