Mahasiswa UNP Olah Limbah Pinang Jadi Biogas dan Pewarna Tekstil Alami

oleh -168 Dilihat
mahasiswa-unp-olah-limbah-pinang-jadi-biogas-dan-pewarna-tekstil-alami
Mahasiswa UNP Olah Limbah Pinang Jadi Biogas dan Pewarna Tekstil Alami

Palembayan – Mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) menggagas solusi energi terbarukan dan diversifikasi produk lokal di Desa Sipinang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam. Inisiatif ini diwujudkan melalui pemanfaatan limbah kulit pinang dan kotoran ternak sebagai sumber biogas, serta pengembangan pewarna alami tekstil dari pinang.

Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) bertajuk AR-ENERGY (Areca-Energy) menjadi wadah bagi inovasi tersebut. Program ini berlangsung dari tanggal 3 hingga 26 September 2025, dengan melibatkan Karang Taruna Desa Sipinang sebagai mitra utama.

Lailatur Rahmi, dosen Prodi Geografi UNP yang mendampingi tim mahasiswa, menjelaskan pendekatan Machi-Zukuri yang diterapkan dalam program ini. “Areca Power Implementation berupa produksi biogas dari limbah, Areca Crafted Innovations untuk pengolahan kulit pinang menjadi pewarna alami tekstil, serta Areca Partnerships & Market Expansion yang menitikberatkan pada pengembangan jejaring dan potensi pasar,” ujarnya. Keterangan ini diperoleh dari Humas UNP, Jumat (3/10/2025).

Inisiatif ini tidak hanya berpotensi mengurangi ketergantungan masyarakat pada energi fosil melalui pemanfaatan limbah menjadi biogas, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomis melalui inovasi pewarna alami tekstil yang ramah lingkungan.

Program AR-ENERGY diharapkan dapat memberdayakan Karang Taruna dan mendorong kesadaran masyarakat akan pengelolaan limbah serta potensi pengembangan produk turunan pinang. Tim mahasiswa UNP berharap inovasi ini dapat dimanfaatkan secara mandiri oleh masyarakat, memberikan dampak positif bagi perekonomian desa, serta selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 7, SDG 8, dan SDG 12.