Kapolda Sumbar Tinjau Kesiapan Operasional SPPG Alai Polda Sumbar

oleh -202 Dilihat
kapolda-sumbar-tinjau-kesiapan-operasional-sppg-alai-polda-sumbar
Kapolda Sumbar Tinjau Kesiapan Operasional SPPG Alai Polda Sumbar

Padang – Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) memperketat standar operasional prosedur (SOP) di Sentra Pengolahan Pangan Gizi (SPPG) Alai. Hal ini ditegaskan saat Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Gatot Tri Suryanta, melakukan pengecekan kesiapan operasional SPPG Alai pada hari Sabtu, 4 Oktober 2025.

Dalam kunjungannya, Gatot Tri Suryanta menekankan pentingnya penerapan standar kesehatan dan kebersihan yang ketat. “Saya datang memastikan kesiapan operasional SPPG Alai,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa seluruh calon karyawan harus dalam kondisi sehat dan memahami tanggung jawab serta larangan yang berlaku.

Selain itu, Gatot Tri Suryanta menjelaskan bahwa seluruh pegawai akan mendapatkan edukasi mengenai SOP, termasuk standarisasi higienitas dan pembagian tugas sesuai kompetensi. Penegakan disiplin kerja juga menjadi fokus utama. “Kita akan bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional untuk memastikan setiap makanan yang disajikan memenuhi standar gizi, higienis, dan aman bagi penerima manfaat,” jelasnya.

Polda Sumbar juga akan memberikan penilaian rutin kepada karyawan, dan penghargaan akan diberikan kepada mereka yang berprestasi setiap bulan. “Saya ingin SPPG Alai ini menjadi role model, bukan hanya sehat dan bersih, tapi juga disiplin dan profesional,” tegasnya.

Yudi Candra dari Biddokes Polda Sumbar menambahkan bahwa pemeriksaan kesehatan telah dilakukan terhadap seluruh calon pegawai, termasuk tes rontgen. “Kami juga melakukan pengawasan terhadap kualitas dan keamanan makanan agar bebas dari kontaminasi biologis, fisik, maupun kimia,” ungkapnya. Proses pengecekan meliputi uji kimia, organoleptik, hingga pencicipan sebelum makanan didistribusikan.

Chef Aming, dalam kesempatan yang sama, memberikan pelatihan tentang sistem HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) sebagai upaya pengendalian mutu pangan. Ia menekankan pentingnya kebersihan pribadi, penerimaan dan penyimpanan bahan makanan, serta uji rasa oleh minimal tiga orang sebelum distribusi. “Tujuan HACCP adalah mencegah kasus keracunan dan penyakit akibat makanan, serta memastikan setiap proses berjalan higienis dan aman,” katanya.

Dengan serangkaian pembekalan dan pengecekan ini, SPPG Alai Polda Sumbar, yang berada di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkari, diharapkan dapat segera beroperasi secara optimal dan menjadi contoh pengelolaan pangan bergizi, sehat, serta berkualitas bagi masyarakat penerima manfaat.