SMAN 4 Pekanbaru Rayakan Milad, Evaluasi dan Perkuat Pendidikan

oleh -129 Dilihat
milad-ke-45-sman-4-pekanbaru,-momentum-evaluasi,-inovasi-dan-kolaborasi
Milad ke-45 SMAN 4 Pekanbaru, Momentum Evaluasi, Inovasi dan Kolaborasi

Pekanbaru – SMA Negeri 4 Pekanbaru merayakan hari jadinya yang ke-45 dengan fokus pada penguatan karakter siswa di era digital. Peringatan milad ini menjadi momentum bagi sekolah untuk merefleksikan capaian, mengevaluasi program, dan memperkuat komitmen dalam dunia pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, menyampaikan apresiasi atas prestasi SMAN 4 Pekanbaru yang menjadi sekolah menengah atas paling diminati di Riau pada penerimaan siswa baru tahun 2025. “Kami ucapkan selamat ulang tahun ke-45 untuk SMAN 4 Pekanbaru,” ujarnya. Ia menambahkan, “Di usia ini, tentu sudah banyak capaian dan prestasi yang diukir. Tugas kita ke depan adalah mempertahankan yang sudah ada, sekaligus memperjuangkan apa yang belum tercapai.”

Erisman menekankan pentingnya implementasi “7 kebiasaan anak Indonesia hebat” yang dicanangkan Kemendikdasmen RI. Menurutnya, nilai-nilai seperti kedisiplinan, religiusitas, dan kepedulian sosial harus diterapkan secara konsisten. Ia mencontohkan kebiasaan sederhana seperti bangun pagi untuk beribadah dan rajin ke masjid. “Apabila 7 kebiasaan anak Indonesia hebat ini betul-betul dilaksanakan, insya Allah anak-anak kita akan tumbuh dengan karakter kuat. Mereka tidak akan terjebak dalam perkelahian atau perilaku negatif lainnya,” jelasnya.

Kepala SMAN 4 Pekanbaru, Said Suwarno, menegaskan bahwa sekolah terus berupaya menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman melalui penerapan beragam program strategis. “Dalam milad ini kami melaporkan beberapa capaian sekolah, mulai dari program 7 Kebiasaan Anak Indonesia, Riau Bedelau, hingga Program Gurindam yang baru saja diluncurkan,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa semua program tersebut merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Sebagai bagian dari perayaan, SMAN 4 Pekanbaru menggelar berbagai kompetisi untuk memacu semangat siswa, termasuk Cerdas Cermat tingkat SMP dan kejuaraan E-Sport. “Kami ingin menunjukkan bahwa prestasi tidak hanya lahir dari ruang kelas, tetapi juga melalui ajang kompetitif yang menuntut kecerdasan, kreativitas, dan sportivitas,” kata Said.

Salah satu isu penting yang menjadi perhatian adalah pengelolaan penggunaan gawai di kalangan pelajar. SMAN 4 Pekanbaru telah menetapkan satu kelas percontohan yang menerapkan aturan ketat, di mana seluruh ponsel siswa dikumpulkan dan disimpan sejak pagi hingga pulang sekolah. Said Suwarno menyebutkan, “Langkah ini diambil sebagai bentuk disiplin digital, mengingat banyaknya tantangan pendidikan di era teknologi. Kami berupaya agar anak-anak bisa lebih fokus belajar dan tidak terjebak dalam penggunaan gawai yang berlebihan.”

Said menutup dengan harapan, “Dengan segala tantangan yang ada, kami ingin menjadikan sekolah ini semakin maju, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan tetap berakar pada nilai-nilai kebersamaan.”